AALI
8850
ABBA
224
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
650
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
765
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
316
AGII
2500
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
144
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
695
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
175
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.43
-0.46%
-2.48
IHSG
7127.50
-0.71%
-51.08
LQ45
1020.20
-0.53%
-5.44
HSI
17855.14
-0.44%
-78.13
N225
26431.55
-2.66%
-722.28
NYSE
0.00
-100%
-14116.59
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,125
Emas
799,103 / gram

Spin-off Ruas Tol Jawa, Anak Usaha JSMR Diharap Fokus Pengembangan Bisnis

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Sabtu, 09 Juli 2022 09:06 WIB
Pemisahan (spin off) Divisi Regional Jasamarga Transjawa Tollroad ke anak usaha PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bisa memberikan dampak bagi bisnis Perseroan.
Spin-off Ruas Tol Jawa, Anak Usaha JSMR Diharap Fokus Pengembangan Bisnis. (Foto: MNC Media)
Spin-off Ruas Tol Jawa, Anak Usaha JSMR Diharap Fokus Pengembangan Bisnis. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara II Kartika Wiratmojo berharap pemisahan (spin-off) Divisi Regional Jasamarga Transjawa Tollroad ke anak usaha PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bisa memberikan dampak bagi bisnis Perseroan.

Menurut Tiko aksi korporasi yang dilakukan Jasa Marga bertujuan untuk menjaga kondisi keuangan perseroan dan bisa lebih banyak mengerjakan ruas-ruas yang saat ini membutuhkan biaya.

“Tentunya corporate action yang dilakukan kali ini bertujuan untuk menjaga kondisi keuangan Perseroan, spin-off PT JTT ini merupakan suatu inovasi keuangan yang dapat memberikan ruang untuk bisa mengerjakan ruas-ruas yang saat ini membutuhkan pembiayaan," kata Tiko dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/7/2022).

Seperti diketahui seiring dengan terkoneksinya Jalan Tol Trans Jawa, maka konektivitas antar wilayah di Pulau Jawa juga terwujud. Berdasarkan inilah, prospek Jalan Tol Trans Jawa dalam jangka panjang sangat baik secara tidak langsung telah menjadi penggerak perekonomian di Pulau Jawa. 

"Tentunya kita harapkan, dengan pemisahan ini dapat memberikan kita multi financing yang dapat menjadi modal untuk Jasa Marga dan ekuitas untuk pengembangan kedepan,” sambungnya.

Sentra ekonomi dan tujuan destinasi pariwisata baru serta aktivitas ekonomi turunannya, menjadikan bangkitan lalu lintas yang positif bagi Jalan Tol Trans Jawa, terlebih di samping pelonggaran mobilitas akibat pandemi Covid-19.

Meski demikian Tiko mengucapkan apresiasi kepada Jasa Marga yang selama dua tahun pandemi masih tetap bisa menjaga kualitas layanan dan kesehatan keuangannya, bahkan bisa membukukan laba.

Direktur Utama Jasa Marga (JSMR), Subakti Syukur, mengucapkan rasa terima kasih kepada Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, serta para stakeholder lainnya yang telah memberikan banyak dukungan sehingga proses Aksi Korporasi ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

"Pelaksanaan pemisahan ini merupakan bagian dari inisiatif strategis Jasa Marga. Dengan pemisahan ini, pengelolaan ruas Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 676 Km diharapkan dapat lebih optimal, dengan pengoperasian yang lebih efektif dan efisien sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap pelayanan kepada para pengguna jalan tol,” kata Subakti. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD