Fasilitas pengolahan di Ju’aymah juga terkena dampak kebakaran, yang berdampak pada ekspor gas minyak cair (LPG) dan gas alam cair.
“Berlanjutnya serangan ini menyebabkan berkurangnya pasokan dan memperlambat pemulihan, sehingga memengaruhi keamanan pasokan bagi negara-negara konsumen dan berkontribusi pada peningkatan volatilitas di pasar minyak,” tulis Kementerian Energi Arab Saudi.
“Hal ini telah berdampak negatif pada ekonomi global, khususnya dengan menipisnya sebagian besar persediaan operasional dan darurat, yang telah memengaruhi ketersediaan pasokan dan membatasi kemampuan untuk menanggapi kekurangan pasokan ini,” sambungnya.
Di sisi lain, Serangan-serangan itu mengakibatkan kematian seorang warga negara Saudi dari personel keamanan industri perusahaan energi Saudi. Selain itu, tujuh warga negara Saudi lainnya dari personel perusahaan tersebut mengalami luka-luka.
(Febrina Ratna Iskana)