AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Studi Terbaru, Dua Dosis Sinovac dan Booster Pfizer Tingkatkan Antibodi Signifikan

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Selasa, 25 Januari 2022 19:41 WIB
Vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson dan AstraZeneca susks tingkatkan antibodi setelah dua dosis Sinovac.
Vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson dan AstraZeneca susks tingkatkan antibodi setelah dua dosis Sinovac. (Foto: MNC)
Vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson dan AstraZeneca susks tingkatkan antibodi setelah dua dosis Sinovac. (Foto: MNC)

IDXChannel - Kabar gembira bagi orang-orang yang vaksinasi primernya menerima dua dosis vaksin Covid-19 CoronaVac buatan PT Sinovac kemudian dilanjutkan dengan dosis ketiga, vaksin booster dengan vaksin Pfizer.

Dari hasil studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Brasil dan Universitas Oxford, Inggris, vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson dan AstraZeneca diketahui sukses meningkatkan kadar antibodi secara signifikan pada orang-orang yang sebelumnya telah menerima dua dosis vaksinasi primer CoronaVac buatan PT Sinovac, China, seperti dilapor Reuters, Selasa (25/1/2022).

“Studi tersebut menemukan bahwa CoronaVac mendapat dukungan terkuat dari vektor virus atau suntikan RNA, termasuk terhadap varian virus corona Delta dan Omicron,” ujar tim peneliti.

Disebutkan lebih lanjut, studi penelitian ini digelar dengan melibatkan sebanyak 1240 orang relawan dari kota-kota di Brasil, seperti Sao Paulo dan Salvador.

Vaksin Sinovac sendiri merupakan tipe vaksin inactivated, yakni vaksin yang dibuat menggunakan versi strain virus corona yang tidak aktif, atau dimatikan. Selain di Indonesia, vaksin Sinovac sudah disetujui dipakai dalam program vaksinasi di lebih dari 50 negara termasuk Brasil, Cina, Argentina, Afrika Selatan, Oman, Malaysia, Turki, dan lain-lain.

Andrew Pollard, direktur Oxford Vaccine Group sekaligus kepala studi penelitian tersebut mengungkapkan hasil temuan studi ini memberikan pilihan penting bagi pembuat kebijakan atau pemerintah di banyak negara di mana vaksin jenis inactivated sudah digunakan.

Selain dikombinasikan bersama vaksin jenis mRNA  seperti Pfizer yang dirancang untuk mengajarkan tubuh bagaimana membuat antibodi terhadap infeksi melalui sinyal kimia. Dari penelitian yang sama juga memperlihatkan jika penggunaan dosis ketiga CoronaVac sebagai vaksin booster juga terlihat berhasil meningkatkan antibodi pada tubuh.

Meski jika dibandingkan, hasilnya tetap lebih baik ketika vaksin booster yang digunakan adalah vaksin yang berbeda dari dua dosis vaksinasi primer sebelumnya.  (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD