Menurut dia, total obligasi yang diterbitkan ketika itu mencapai Rp218,3 triliun. Utang tersebut kemudian dibayar pemerintah secara berkala hingga pembayaran terakhir dilakukan pada 24 Agustus 2026.
"Jumlah obligasi yang diterbitkan ketika itu adalah Rp218,3 triliun. Itu tercatat sebagai utang pemerintah kepada Bank Indonesia dan secara rutin, secara dari waktu ke waktu dibayar oleh pemerintah, oleh APBN kepada Bank Indonesia. Pembayaran terakhir dilakukan pada tanggal 24 Agustus yang lalu dengan penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari sisa surplus Bank Indonesia," ujarnya.
Dengan lunasnya kewajiban tersebut, Suahasil menyebut pemerintah telah menutup lembaran sejarah penerbitan obligasi yang berkaitan dengan penanganan krisis ekonomi 1997-1998.
"Utang yang obligasi Rp218,3 triliun itu dibayar sudah selesai, sudah tuntas kita bayar. Dengan demikian, kita betul-betul menutup lembaran sejarah penerbitan obligasi penanganan krisis tahun 1997-1998 yang diselesaikan di masa pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar dia.
(NIA DEVIYANA)