AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Sudah Beli Tiket Pesawat Tapi Mudik Dilarang, Ini Kata Bos Garuda Indonesia

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Minggu, 28 Maret 2021 15:10 WIB
Banyak masyarakat sudah membeli tiket pesawat jauh-jauh hari buat mudik lebaran. Namun, pemerintah malah memutuskan untuk melarang mudik lebaran tahun ini.
Sudah Beli Tiket Pesawat Tapi Mudik Dilarang, Ini Kata Bos Garuda Indonesia (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Banyak masyarakat sudah membeli tiket pesawat jauh-jauh hari buat mudik lebaran. Namun, pemerintah malah memutuskan untuk melarang mudik lebaran tahun ini. Lalu bagaimana nasib masyarakat yang sudah beli tiket pesawat buat mudik?

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubunngan. Jika aturan turunanya sudah keluar, barulah pihaknya bisa menyesuaikan mengenai nasib tiket yang sudah terlanjur dibeli.

“Nanti kalau aturaan detailnya pasti kita adjust (apakah bisa direfund 100% atau reschedule),” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (28/3/2021).

Irfan menambahkan, pihaknya menerapak sistem penjualan tiket terbuka kepada penumpang. Termasuk pemesanan tiket untuk lebaran idul fitri 2021. 

Hanya saja dirinya tidak mengetahui pasti berapa tiket yang sudah terjual untuk periode 6 hingga 17 mei 2021. Sebab menurutnya, data penjualan tiket setiap harinya terus mengalami perubahan.

“Kita kan jual tiket terbuka. Belum ada (data berapa tiket yang dijual periode Mei). Bergerak terus,” ucapnya.

Meskipun begitu, perseroan mengaku mendukung apapun keputusan pemerintah untuk penanganan covid. Termasuk jika harus melarang masyarakat untuk mudik lebaran guna menekan angka penyebaran virus covid-19. 

“Kita taat dan support keputusan pemerintah. Kami akan menunggu aturan pelaksanaannya,” ucapnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD