AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Juga Harus Daftar ke MyPertamina

ECONOMICS
Michelle Natalia
Kamis, 30 Juni 2022 12:03 WIB
Tak hanya BBM bersubsidi, pembelian gas liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram juga wajib mendaftarkan diri ke aplikasi MyPertamina.
Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Juga Harus Daftar ke MyPertamina. (Foto: MNC Media)
Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Juga Harus Daftar ke MyPertamina. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Selain warga yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi wajib mendaftarkan diri ke aplikasi MyPertamina, hal yang sama juga berlaku terhadap pembelian gas liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram.

"Ini dilakukan dengan menggunakan sistem pendaftaran pengguna BBM JBT-JBKP dan LPG Subsidi melalui platform MyPertamina sehingga segmen pengguna dapat dimonitor dedngan baik dan diharapkan penyaluran lebih tepat sasaran," ungkap Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga Mars, Ega Legowo Putra, pada Rabu (29/6/2022) malam.

Hal tersebut disampaikan Ega dalam Webinar SUKSE2S bertajuk Generating Stakeholders Support for Achieving Effectiveness of Fuel and LPG Subsidies di Jakarta. Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk menjaga penyaluran produk subsidi tidak melebihi besaran kuota

Dengan demikian, volume produk subsidi tetap sesuai dengan rencana dari pemerinah dan terhindar dari potensi overquota. Hal ini diharapkan bisa mengurangi beban subsidi dan kompensasi BBM.

"Pertama, Pertamina terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan BPH Migas untuk mengupayakan penetapan segmen pengguna BBM Subsidi (JBT-JBKP) melalui revisi lampiran Perpres 191/2014," ujar Mars dalam 

Mars juga menambahkan Pertamina melakukan pengawasan dan pengamanan bersama instansi pemerinta, pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi/lembaga lainnya dalam penyaluran produk bersubsidi baik itu BBM dan LPG. Pihaknya juga mengembangkan ketersediaan outlet produk non subsidi baik BBM maupun LPG.

"Pertamina juga meningkatkan program marketing dan komunikasi untuk mendorong penggunaan produk non subsidi," pungkas Mars. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD