AALI
8475
ABBA
224
ABDA
6050
ABMM
4300
ACES
620
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
740
ADMF
8275
ADMG
167
ADRO
4160
AGAR
296
AGII
2210
AGRO
595
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
100
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
176
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
320
ALDO
665
ALKA
290
ALMI
380
ALTO
171
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.29
0.14%
+0.75
IHSG
7081.30
0.08%
+5.92
LQ45
1012.54
0.09%
+0.90
HSI
18081.99
-0.03%
-5.98
N225
27374.78
0.94%
+254.25
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
841,825 / gram

Tarif Ojol Batal Naik Hari Ini

ECONOMICS
Winda Destiana
Minggu, 14 Agustus 2022 09:55 WIB
Rencana Kemenhub untuk menaikkan tarif Ojol per hari ini batal dilakukan karena masih dalam tahap sosialisasi.
Rencana Kemenhub untuk menaikkan tarif Ojol per hari ini batal dilakukan karena masih dalam tahap sosialisasi.
Rencana Kemenhub untuk menaikkan tarif Ojol per hari ini batal dilakukan karena masih dalam tahap sosialisasi.

IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya sudah membuat keputusan bakal menaikkan tarif Ojek Online (ojol) per hari ini, Sabtu (14/08/2023). Namun, rencana tersebut urung dilakukan karena masih dalam tahap sosialisasi. 

Kenaikan tarif ojol tertuang dalam Keputusan Menteri (KM) Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi. Aturan ini menggantikan aturan tarif ojek online sebelumnya yaitu KM Nomor KP 348 Tahun 2019. 

Sebelumnya, Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (GARDA) menyambut baik dengan adanya penerbitan terkait regulasi terbaru untuk mengatur tarif ojol.

"Terbitnya kebijakan baru dalam bentuk regulasi baru yang tertuang dalam KP 564 tahun 2022 merupakan hal yang positif bagi kami dari Asosiasi," kata Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek (GARDA), Igun Wicaksono dalam keterangan tertulis, belum lama ini. 

Akan tetapi dirinya meminta Kemenhub untuk memberikan sosialisasi secara menyeluruh agar tidak jadi ketimpangan. 

"Adanya regulasi baru ini harus disosialisasikan oleh regulator Kementerian Perhubungan kepada seluruh stakeholder termasuk mitra pengemudi dan juga pengguna jasa layanan aplikasi atau pelanggan kami," kata dia. 

Sebelumya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah menerbitkan regulasi terbaru untuk mengatur tarif ojek online yang tertuang melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi pada tanggal 14 Agustus 2022 dan selanjutnya. 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno menjelaskan komponen biaya pembentuk tarif terdiri dari Biaya Langsung dan Tidak Langsung, di mana Biaya Langsung yaitu biaya yang dikeluarkan oleh mitra pengemudi dan sudah termasuk profit mitra pengemudi.

Sedangkan Biaya Tidak Langsung yaitu berupa biaya sewa penggunaan aplikasi perusahaan aplikasi paling tinggi 20 persen. 

Sementara Biaya Jasa yang tertera pada lampiran merupakan biaya jasa yang sudah mendapatkan potongan biaya tidak langsung berupa biaya sewa pengguna aplikasi. 

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD