Dalam pelaksanaannya, koordinasi kesiapan infrastruktur jaringan dan operasional layanan ini diorkestrasi oleh PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) sebagai operating company yang berperan dalam pengelolaan infrastruktur konektivitas TelkomGroup.
Pada periode RAFI tahun ini, TelkomGroup memproyeksikan kenaikan trafik fixed broadband mencapai 9,2 persen dibandingkan periode sebelumnya dengan estimasi mencapai 30,3 Tbps.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, melalui InfraNexia, TelkomGroup telah menyiapkan kapasitas jaringan sebesar 60,7 Tbps sehingga infrastruktur siap mengakomodasi peningkatan trafik serta menjaga keandalan layanan selama Ramadan dan Idulfitri.
Sedangkan untuk mobile broadband, diproyeksikan puncak payload nasional sekitar 70,85 PB atau meningkat sekitar 11,1 persen dibanding hari normal pada periode RAFI tahun ini.
Selain itu, TelkomGroup juga memperkuat kesiapan jaringan mobile broadband yang mencakup lebih dari 229 ribu BTS dengan cakupan hingga 97 persen wilayah Indonesia.
(DESI ANGRIANI)