AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19730.90
-0.96%
-191.55
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
15734.11
-0.71%
-112.68
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Tingkat Pengangguran Rendah, Angka Kemiskinan di Bangka Tengah Turun 4,8 Persen

ECONOMICS
Rachmat Kurniawan/Kontri
Selasa, 15 Februari 2022 13:36 WIB
Dari tahun 2019 angka kemiskinan berada di angka 5,02 persen, pada tahun 2020 turun menjadi 4,85 persen.
Tingkat Pengangguran Rendah, Angka Kemiskinan di Bangka Tengah Turun 4,8 Persen (FOTO:MNC Media)
Tingkat Pengangguran Rendah, Angka Kemiskinan di Bangka Tengah Turun 4,8 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, angka kemiskinan di Kabupaten Bangka Tengah di 2020 mengalami penurunan. 

Dari tahun 2019 angka kemiskinan berada di angka 5,02 persen, pada tahun 2020 turun menjadi 4,85 persen. 

Diketahui bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi angka kemiskinan ini adalah tingkat pengangguran, yang mana data angka pengangguran di Bangka Tengah pada tahun 2020 adalah 5,59 persen. 

"Untuk angka kemiskinan berdasarkan data real secara statistik menunjukkan bahwa pengangguran di Kabupaten Bangka Tengah ini kurang lebih hanya 5 persen," ujar Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman pada Selasa (15/2/2022). 

Menurut Algafry, meski masyarakat ini ada yang tercatat tidak bekerja, tapi untuk penghasilan mereka ini masih ada. 

"Tetapi sesungguhnya untuk tingkat penghasilan tidak sampai mereka menganggur, karena saya lihat di Bangka Tengah ini rata-rata menghasilkan uang, baik pekerjaan formal maupun non formal," tuturnya. 

Dikatakan Algafry di masa pandemi Covid-19 ini masyarakat Bangka Tengah kebanyakan beralih profesi menjadi penambang. 

"Masyarakat ini tetap ada kegiatannya, namun mungkin tidak terdata, apalagi di masa pandemi Covid-19 kebanyakan masyarakat beralih ke sektor tambang dan ini mereka manfaatkan," tuturnya. 

Sementara itu jumlah penduduk miskin di Bangka Tengah mencapai 9,80 ribu jiwa di tahun 2020 menurun 1,32 ribu jiwa jika dibandingkan tahun 2019. 

"Kita berharap Indeks Pembangunan Manusia di Bangka Tengah semakin naik, dengan angka kemiskinan maupun pengangguran menurun atau bahkan tidak ada. Apalagi masyarakat memang banyak mengalami kesulitan selama pandemi Covid-19, semoga ekonomi segera pulih," harapnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD