AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

TNI AL Tangkap Delapan Kapal Pencuri Batu Bara di Samarinda

ECONOMICS
Riezky Maulana
Selasa, 18 Januari 2022 12:47 WIB
TNI Angkatan Laut (AL) berhasil mengamankan 8 kapal pencuri batu bara di daerah Muara Kembang Buoy 17 Samarinda.
TNI Angkatan Laut (AL) berhasil mengamankan 8 kapal pencuri batu bara di daerah Muara Kembang Buoy 17 Samarinda. (Foto: MNC Media)
TNI Angkatan Laut (AL) berhasil mengamankan 8 kapal pencuri batu bara di daerah Muara Kembang Buoy 17 Samarinda. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - TNI Angkatan Laut (AL) berhasil mengamankan 8 kapal pencuri batu bara di daerah Muara Kembang Buoy 17 Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (17/01/2022). Dari keseluruhan kapal, setidaknya 47 ABK juga juga berhasil diamankan. 

Dalam proses penangkapan, TNI AL mengerahkan 3 unit speed dari Pos TNI AL (Posal) Anggana dan Pos Pengamat (Posmat) Muara Pegah berhasil. Barang bukti yang diperoleh dari giat tersebut yakni batu bara seberat 31 Ton. 

Adapun penangkapan dipimpin langsung dipimpin langsung oleh Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Siswo Widodo. Penangkapan sendiri terjadi sekira pukul 21.10 WITA. 

"Mereka disergap saat sedang beraksi memindahkan batubara dari tongkang ke kapal motor," jelas Dispenal melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (18/1/2022). 

Dispenal menuturkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari video viral mengenai pencurian batubara. Serta mendukung arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan mendukung kebijakan pemerintah yaitu 25 persen batubara untuk lokal. 

"Para pelaku pencurian merupakan masyarakat lokal dan sebagian pendatang yang bekerja sebagai cleaning tongkang batubara yang selesai muat dari vessel dan proses kembali," ungkapnya. 

Saat ini seluruh kapal motor dan kru disandarkan di Posal Anggana dikarenakan merupakan Posal terdekat dari lokasi untuk tindak lanjut. Sesuai prosedur maka akan ditindak lanjuti sesuai aturan dan hukum yang berlaku dengan berkoordinasi dengan Dinas Hukum TNI AL untuk penyidikan. 

"Mengingat ukuran 8 kapal yang beragam dari mulai 4 GT sampai paling besar 28 GT, sehingga perlu adanya pendalaman," pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD