AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Tol Layang Japek Akan Ganti Nama Jadi Mohammed bin Zayed, Siapakah Dia?

ECONOMICS
Carlos Roy Fajarta/Sindo
Senin, 12 April 2021 07:17 WIB
Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan merupakan Pangeran mahkota Abu Dhabi.
Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan bersama Presiden RI Joko Widodo. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Jalan Tol Jakarta - Cikampek (Japek) II Elevated akan diberikan nama yakni Sheikh Mohammed Bin Zayed dan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (12/4/2021) besok. Dalam peresmian ini, Presiden Jokowi akan didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Lalu siapakah Sheikh Mohammed Bin Zayed yang namanya didaulat menjadi nama Jalan Tol Layang Japek II Jakarta - Cikampek berdasarkan Surat Izin Menteri PUPR Nomor BM.07.02-Mn/635. Mohammed bin Zayed atau nama lengkapnya Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan merupakan Pangeran mahkota Abu Dhabi dan deputi komandan tertinggi Pasukan Angkatan Darat Uni Emirat Arab (UEA).

Ia juga dikenal sebagai pemimpin Arab yang paling berpengaruh bahkan melebihi Putra mahkota Mohammed bin Salman Al Saud. Sejak menjabat sebagai komandan angkatan bersenjata UEA memiliki hubungan baik dengan Amerika Serikat sebagai sekutu khususnya dalam  pembelian senjata dan menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.

Mohammed bin Zayed semakin dikenal setelah Presiden RI Joko Widodo menunjuk dirinya sebagai Ketua Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia selain dua nama lainnya yakni Tony Blair dan Masayoshi Son.

Ketiganya amat berperan dalam mempromosikan investor global untuk berinvestasi di Indonesia selama ini. Mohammed bin Zayed diketahui memiliki peran dalam rencana investasi sebesar USD 10 miliar atau setara Rp 144 triliun. Dana ini nantinya akan ditempatkan pada dana kelolaan Indonesia Investment Authority. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD