IDXChannel - Bursa saham Dubai dan Abu Dhabi anjlok pada Rabu (4/3/2026) setelah dibuka kembali usai penghentian perdagangan selama dua hari.
Dilansir dari Reuters, Uni Emirat Arab (UEA) menutup pasar saham selama dua hari karena gelombang serangan rudal dan drone Iran.
Sejak akhir pekan lalu, rudal dan drone Iran menghantam pangkalan Amerika Serikat (AS) di UEA, serta sejumlah infrastruktur lainnya.
Indeks saham utama Dubai merosot 4,7 persen pada awal perdagangan, penurunan intraday terbesar sejak Mei 2022
Penurunan dipimpin oleh pengembang properti Emaar Properties dan maskapai penerbangan murah Air Arabia.