Kondisi ketahanan fiskal yang kuat ini dinilai terbukti secara empiris lewat keputusan lembaga pemeringkat kredit internasional, S&P, yang secara resmi mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB dengan prospek (outlook) yang stabil.
"Mereka melihat gimana kita cara mengelola anggaran. Walaupun di dalam negeri udah ribut, sebenarnya bagus," katanya.
Purbaya menilai pengakuan dari lembaga independen dunia tersebut menjadi bukti nyata bahwa sistem pengelolaan anggaran belanja negara yang dijalankan pemerintah sudah berada di jalur yang benar.
"Kalau kita dianggap tidak mampu pasti udah 'unstable' atau 'negatif' atau mungkin udah downgrade (rating-nya)," ujarnya.
(kunthi fahmar sandy)