AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Varian Mu Masuk Malaysia, Jubir Covid-19 Minta Indonesia Waspada!

ECONOMICS
Binti Mufarida
Kamis, 30 September 2021 15:05 WIB
Mutasi virus Covid-19 sudah menyebar ke hampir seluruh dunia. Bahkan, varian Mu sudah masuk Malaysia.
Ilustrasi virus Covid-19
Ilustrasi virus Covid-19

IDXChannel - Mutasi virus Covid-19 sudah menyebar ke hampir seluruh dunia. Bahkan, varian Mu sudah masuk Malaysia.

Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Juru Bicara Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Erlina Burhan mengatakan mutasi Covid-19 akan terus ada. 

“Bahwa memang mutasi-mutasi ini ada terus, yang paling dominan adalah memang Delta itu betul. Varian Mu juga sudah ada, itu berasal dari Amerika Selatan Kolombia ya tetapi sudah menyebar ke hampir ke-40 negara,” kata Erlina dalam dalam dialog secara virtual di Youtube BNPB, Kamis (30/9/2021).

Erlina mengatakan pemerintah harus mewaspadai agar varian Mu tidak masuk ke Indonesia. Dia juga meminta agar belajar jangan sampai masuk seperti varian Delta.

“Bahkan ini harus waspada ya, varian Mu yang terakhir ya yang terbaru itu sudah sampai Malaysia. Negara tetangga kita loh, udah dekat loh, jangan sampai (terjadi seperti) Delta lagi, dulu sampai India kita tenang-tenang akhirnya masuk. Nah ini sudah sampai Malaysia Mu, kita harus antisipasi jangan sampai masuk ke Indonesia,” tegas Erlina.

Meskipun, kata Erlina, varian Mu ini masuk belum termasuk varian of concern (VoC) namun varian ini bisa berpengaruh terhadap penularan yang pesat dan derajat keparahan, juga efektivitas vaksin.  

“Kalau Mu itu belum termasuk varian of concern, varian ini ada pengaruh terhadap bahaya penularan yang sangat pesat. Kemudian juga membuat penyakit tingkat derajat beratnya penyakit lebih berat dan juga berpengaruh terhadap vaksinasi,” katanya.  

Erlina mengatakan saat ini varian Mu ini masih variant of interest (VoI). “Jadi, baru menjadi perhatian dan sedang ditelaah, walaupun ada data menunjukkan kemungkinan potensi penularan yang cukup tinggi, cukup mudah dan resistansi dengan vaksin. Tapi itu masih perlu data untuk membuktikannya.” (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD