AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Wapres Ungkap Penyebab Jakarta Belum Turun dari PPKM Level 3

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Kamis, 16 September 2021 12:36 WIB
Meski capaian kasus Covid-19 di Jakarta sudah melandai, namun pemerintah belum menurunkan kawasan ibu kota dari PPKM Level 3.
Wapres Ungkap Penyebab Jakarta Belum Turun dari PPKM Level 3. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Meski capaian kasus Covid-19 di Jakarta sudah melandai, namun pemerintah belum menurunkan kawasan ibu kota dari PPKM Level 3. Ada sejumlah alasan yang menjadi faktor penyebabnya.

Wakil Presiden (Wapres), Maruf Amin, mengungkap mengakui capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi memang belum merata. Namun sebenarnya daerah-daerah pusat aglomerasi capaian vaksinasinya sudah tinggi.

“Untuk daerah pusatnya seperti Jakarta, Bandung, Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya untuk daerah pusat aglomerasinya itu sebenarnya sudah terpenuhi, sudah tercapai,” katanya saat saat kunjungan kerja ke Provinsi Banten, Kamis (16/9/2021).

“Jakarta bahkan lebih dari 100% karena tidak hanya penduduk yang ber-KTP Jakarta tapi yang bekerja, yang belajar di Jakarta juga divaksin. Tapi memang daerah-daerah sekitarnya, kalau Jakarta itu Tangerang Raya, Bekasi. Bodebek namanya Bogor Depok Bekasi itu masih rendah,” lanjutnya.

Dia mengatakan bahwa saat ini pemerintah akan fokus untuk menggenjot vaksinasi di daerah sekitar pusat aglomerasi. Dengan begitu level PPKM seluruh daerah aglomerasi dapat diturunkan.

Bahkan dia menyebut jika melihat capaian vaksinasi seharusnya DKI Jakarta bisa di level 2 bahkan level 1. Namun sebagaimana ketentuan yang berlaku  capaian vaksinasi terendahlah yang digunakan sebagai dasar penetapan level kabupaten/kota pada wilayah aglomerasi

“Kalau level Jakartanya itu sudah bisa ke level 2 bahkan 1. Tapi ketentuan kita dari level 3 ke 2 itu harus tervaksin 50%. Dari 2 ke 1 itu harus sudah divaksin 70%. Jakarta sudah di atas tapi belum diturunkan, masih level 3 ya, karena sekitarnya belum. oleh karena itu sekarang percepatan menuju kepada percepatan di sekitar daerah aglomerasi. Sebentar lagi saya kira ya,” pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD