Menurutnya, spun pile WSBP dipilih karena memiliki daya dukung yang tinggi, mutu beton yang konsisten, serta ketahanan jangka panjang, sehingga sesuai untuk kebutuhan proyek industri dengan kondisi tanah yang menantang.
Fandy menegeaskan, keikutsertaan WSBP dalam proyek ini juga mencerminkan pengalaman dan kapabilitas perusahaan dalam mendukung berbagai proyek infrastruktur dan industri berskala besar di Indonesia.
Dengan didukung fasilitas produksi yang tersebar di berbagai wilayah serta sistem pengendalian mutu yang terstandar, di mana untuk Proyek Tangguh UCC seluruh produk diproduksi dan dikirim langsung dari Precast Plant WSBP Karawang dan Prambon dengan tetap mengedepankan standar kualitas yang tinggi.
“Produksi spun pile saat ini masih berjalan dan ditargetkan selesai pada Mei 2026, sebelum memasuki tahap pengiriman. WSBP berkomitmen untuk menjaga kualitas produk, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu suplai, melalui penyediaan produk beton precast berkualitas, WSBP berupaya menjadi bagian dari rantai pembangunan infrastruktur energi nasional yang berkelanjutan,” kata dia.