Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala mengatakan bahwa badan perdagangan tersebut berharap moratorium bea masuk e-commerce masih dapat dipulihkan. Dia mengungkapkan Brasil dan AS sedang berupaya mencapai kesepakatan mengenai moratorium itu.
Okonjo-Iweala menambahkan bahwa pembicaraan mengenai sejumlah isu reformasi WTO, termasuk membuat penggunaan subsidi lebih transparan, akan berlanjut di Jenewa dalam waktu dekat.
AS dan Uni Eropa selama ini berpendapat bahwa China memanipulasi aturan WTO untuk menjalankan praktik dagang yang tidak adil. Beijing telah lama menolak tuduhan bahwa pihaknya melanggar aturan perdagangan dan menegaskan dukungannya terhadap sistem multilateral, termasuk WTO. (Wahyu Dwi Anggoro)