IDXChannel—Puasa Ramadan tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan waktu ibadah dan melatih kesabaran diri, tetapi juga memberi dampak positif yang signifikan untuk kesehatan tubuh.
Saat menjalankan puasa, Anda tidak sekadar menahan lapar dan haus; tubuh Anda pun mengalami mekanisme biologis yang luar biasa. Penelitian dari Sloan Kettering Institute MSK membeberkan beberapa manfaat puasa bagi tubuh.
Menurut penelitian tersebut, puasa disebut dapat melatih ulang cara kerja tubuh manusia. Saat berpuasa, tubuh tak hanya membakar lemak dan mempercepat metabolisme, tetapi juga memperkuat sel pembunuh alami dalam tubuh.
Sel ini berguna untuk membunuh sel-sel jahat yang rusak dan berbahaya bagi tubuh, dan masih ada banyak lagi manfaat puasa bagi kesehatan tubuh.
Melansir Johns Hopkins Medicine dan sumber lainnya (24/2/2026), berikut ini adalah manfaat puasa bagi kesehatan tubuh.
3 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh
1. Menurunkan Berat Badan dan Risiko Diabetes Tahap Dua
Saat kita berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan selama berjam-jam. Ketiadaan makanan ini membuat tubuh kehabisan cadangan gula (sumber utama energi tubuh) dan mulai membakar lemak sebagai penggantinya.
Ini cocok untuk diet dan meningkatkan metabolisme tubuh. Namun, perlu diingat bahwa puasa harus dibarengi dengan konsumsi makanan bergizi dan tinggi protein, bukan makanan berlemak dan tinggi gula.
Menurut catatan Johns Hopkins Medicine, orang dewasa yang kelebihan berat badan terbukti berhasil menurunkan berat badan dengan metode puasa intermiten (puasa selang-seling). Selain itu, cara ini juga sangat bermanfaat bagi penderita diabetes tipe dua.
Puasa juga dapat menyeimbangkan hormon insulin (pengatur gula darah) dan leptin (hormon rasa kenyang). Sehingga, tubuh lebih peka terhadap insulin dan gula darah tidak menumpuk di aliran darah.
Bahkan, beberapa pasien yang melakukan puasa di bawah pengawasan dokter berhasil menurunkan berat badan tanpa suntikan insulin karena kondisi tubuhnya yang membaik secara alami.
2. Manfaat untuk Kesehatan Sel, Jantung, dan Jaringan
Puasa juga dapat membantu perbaikan tekanan darah dan detak jantung. Puasa dapat mengurangi kerusakan jaringan dalam tubuh. Seperti jaringan kanker yang dimakan oleh sel pembunuh alami yang timbul saat kondisi tubuh berpuasa.
Tidak hanya itu, berpuasa juga dapat meningkatkan memori verbal pada manusia. Melansir Mayo Clinic (24/2/2026), berpuasa membuat sel tubuh mengubah cara kerjanya pada perbaikan, penggunaan energi, dan penyeimbangan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Sehingga tubuh menjadi lebih bersih dari sel-sel rusak yang berpotensi memberikan penyakit bagi tubuh.
3. Bagus untuk Kesehatan Usus, Pencernaan dan Peningkatan Tenaga
Sementara itu, Harvard Health Publishing melaporkan bahwa puasa sangat bagus untuk kesehatan usus kita. Ketika usus diberi jeda makan, lingkungan di dalam perut menjadi lebih seimbang sehingga bakteri baik (mikrobioma) bisa tumbuh lebih subur.
Dampaknya, sistem pencernaan jadi lebih lancar dan tubuh memiliki benteng pertahanan yang lebih kuat untuk melindungi diri dari berbagai infeksi atau serangan penyakit.
Tidak hanya usus, berpuasa juga bisa meningkatkan stamina dan tenaga. Karena saat berpuasa tubuh tidak bekerja mengolah makanan, sehingga energi yang ada dapat dialihkan untuk memperbaiki sel-sel tubuh.
Hasilnya, Anda tidak mudah merasa loyo dan justru merasa lebih segar serta fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Itulah 3 manfaat puasa bagi kesehatan tubuh yang harus diketahui.
(Nadya Kurnia)