AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

500 juta Data Akun LinkedIn Bocor dan Dijual Online

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti/Okezone
Jum'at, 09 April 2021 16:20 WIB
Temuan CyberNews menyebutkan, dalam sampel 2 juta profil LinkedIn yang dijual online, terlihat ada nama lengkap, alamat email, nomor telepon, dan jenis kelamin.
Data LinkedIn diduga bocor dan dijual di forum hacker. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Data pengguna LinkedIn dikabarkan bocor. Adapun sebanyak 500 juta profil pengguna LinkedIn ditemukan dijual secara online di forum peretas. 

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh CyberNews. Penjualan data itu dilakukan oleh seorang individu yang didapatkan dari aksi peretasan

Temuan CyberNews menyebutkan, dalam sampel 2 juta profil LinkedIn yang dijual online, terlihat ada nama lengkap pengguna, alamat email, nomor telepon, jenis kelamin, dan data lainnya.

LinkedIn sendiri mengatakan, data tersebut mencakup informasi dari banyak tempat dan tidak semuanya diambil dari jejaring sosialnya. "Kami masih menyelidiki masalah ini, kumpulan data yang diposting tampaknya menyertakan informasi yang dapat dilihat publik yang diambil dari LinkedIn digabungkan dengan data yang dikumpulkan dari situs web atau perusahaan lain," kata juru bicara LinkedIn, dikutip dari The Verge, Jumat (9/4/2021).

Perusahaan jejaring sosial milik Microsoft, tidak ada data pribadi anggota yang disertakan. Artinya, LinkedIn menduga data yang diambil hanya mencakup infomasi yang bisa dilihat di halaman publik seseorang.

LinkedIn juga menyatakan bahwa kejadian ini  bukanlah pelanggaran data LinkedIn yang melibatkan ulah hacker menembus sistem perusahaan. Pihak LinkedIn juga tidak berbuat apa pun bagi pengguna yang datanya dijual di internet. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD