3. Selandia Baru
Negara ini menduduki peringkat kedua dalam indeks perdamaian global. Kontur geografis berupa pegunungan di negara ini menjadi pelindung alami bagi negara tersebut jika diserang.
Namun, kemungkinan tersebut sangat kecil mengingat letaknya yang jauh di belahan bumi selatan membuat Selandia Baru tidak mengikuti persaingan kekuatan global. Selain tempat berlindung, negara ini juga ideal untuk bertahan hidup karena pertaniannya yang mandiri.
4. Swiss
Swiss menjadi negara yang digadang-gadang sebagai negara paling damai dan paling aman di dunia. Hal itu dikarenakan kebijakan netralitas politik secara global, bahkan pada saat Perang Dunia II.
Sikap netral yang dinilai cukup panjang dalam sejarah membuat negara ini selalu selamat dari perang besar selama beberapa dekade. Swiss menjadi negara dengan kemungkinan terendah untuk diserang akibat konflik global, apalagi dengan kontur negara tersebut yang dikelilingi daratan dan berbagai tempat perlindungan nuklir.
5. Greenland
Greenland merupakan negara yang cukup terpencil dengan populasi yang sedikit. Sehingga negara ini kecil kemungkinan menjadi target penyerangan jika Perang Dunia III terjadi. Selain itu, tidak begitu banyak target strategis global yang berada di wilayah ini.
Negara ini juga memberikan sikap politik yang netral sehingga kemungkinannya rendah untuk bergesekan dengan kepentingan politik global.
6. Afrika Selatan
Sumber daya alam yang kaya membuat Afrika Selatan cocok untuk bertahan hidup jika Perang Dunia III meletus. Sumber makanan, tanah subur dan air tawar yang melimpah membuat negara ini punya daya tawar sebagai tempat berlindung.
Selain itu, infrastrukturnya yang cukup modern membuat Afrika Selatan mampu mengelola semua sumber daya yang dimiliki.
Demikian enam negara yang dinilai aman dan tepat untuk menjadi tempat bertahan hidup jika Perang Dunia III meletus.
(Nadya Kurnia)