AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Airbag Pengemudi Berpotensi Rusak, Tesla Recall Dua Unit Produksinya

ECOTAINMENT
Bertold Ananda
Selasa, 23 November 2021 17:29 WIB
Unit mobil tersebut diantaranya merupakan mobil terlaris yakni Tesla Model S dan Tesla model X.
Airbag Pengemudi Berpotensi Rusak, Tesla Recall Dua Unit Produksinya (FOTO:MNC Media)
Airbag Pengemudi Berpotensi Rusak, Tesla Recall Dua Unit Produksinya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Baru-baru ini mobil listrik, Tesla mengumumkan penarikan pada 2 unit model produksinya. 

Unit mobil tersebut diantaranya merupakan mobil terlaris yakni Tesla Model S dan Tesla model X.   

Kedua Unit tersebut dikabarkan memiliki peranti keselamatan yang dapat rusak  pada sistem airbag, khususnya bagian pengemudi 

Dilansir dari Autoblog, Selasa (23/11/2021), Pihak produsen berencana akan menarik sekitar 7.600 unit sedan Model S tahun pembuatan 2021 dan SUV Model X untuk mengatasi masalah airbag sisi pengemudi yang berpotensi rusak selama pemasangan, yang mengakibatkan perlindungan yang tidak memadai bagi pengemudi. 

Airbag yang terdapat pada kedua unit tersebut dikabarkan memiliki bantalan dapat robek selama pemasangan. Sehingga yang terjadi komponen airbag akan memberikan perlindungan yang tidak lengkap. Hal ini tentunya akan sangat berbahaya dan dalam meningkatkan resiko cider yang parah jika terjadi kecelakaan . 

"Airbag yang robek mungkin tidak cukup melindungi penumpang dalam kecelakaan, meningkatkan risiko cedera," kata Tesla dalam Recall Acnowledgment to National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), yang belum memposting dokumentasi lengkap Tesla tentang masalah tersebut. atau pembuat mobil belum melengkapinya). 

Saat ini pihak pabrikan  telah berada di bawah tekanan yang berat dan meningkat dari regulator untuk meningkatkan dokumentasi cacat dan kepatuhan terhadap proses penarikan yang diamanatkan.  

Banyaknya masalah yang dikeluhkan pada unit produksinya  telah membuat pembuat EV ini mengalami beberapa recall mulai dari berbagai tipe dan varian dalam beberapa bulan terakhir. 

Tesla menghadapi pukulan balik karena mencoba mengatasi masalah dengan suite semi-self-driving Autopilot ketika NHTSA menemukan bahwa mereka telah menerapkan perbaikan perangkat lunak ke sistem keselamatan tanpa melakukan kampanye penarikan. 

Tesla juga mengatakan bahwa pihaknya  memiliki solusi untuk masalah airbag Model X dan Model S. Solusi tersebut akan mulai dikampanyekan mulai awal tahun depan.  

Pihak pembuat EV tersebut menjanjikan kepada pemilik bahwa konsumen akan menerima pemberitahuan untuk mengunjungi dealer dan melakukan perbaikan pada bulan Januari tahun 2022 tahun depan.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD