AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Elon Musk Berencana Jual 10 Persen Saham Tesla, Wall Street Menguat Terbatas

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Selasa, 09 November 2021 06:01 WIB
Pergerakan indeks di Wall Street mengalami kenaikan terbatas akibat rencana Elon Musk yang berniat menjual 10 persen sahamnya di Tesla.
Elon Musk Berencana Jual 10 Persen Saham Tesla, Wall Street Menguat Terbatas. (Foto: MNC Media)
Elon Musk Berencana Jual 10 Persen Saham Tesla, Wall Street Menguat Terbatas. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pergerakan indeks di Wall Street mengalami kenaikan terbatas akibat rencana Elon Musk yang berniat menjual 10 persen sahamnya di Tesla. Namun, indeks tetap berada di zona hijau berkat kepercayaan investor atas disahkannya UU Infrastruktur dalam perdagangan Senin (8/11/2021) waktu setempat.

Ketiga indeks saham utama Wall Street memangkas kenaikan awal tetapi S&P 500 dan Nasdaq tetap berada di jalur untuk memperpanjang rekor level penutupan sepanjang masa menjadi delapan sesi berturut-turut.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 59,83 poin, atau 0,16 persen menjadi 36.387,78, S&P 500 naik 5,3 poin, atau 0,11 persen menjadi 4.702,83 dan Nasdaq Composite menambahkan 40,95 poin, atau 0,26 persen menjadi 16.012,54.

Di antara 11 sektor utama di S&P 500, material mencatat kenaikan persentase terbesar, sementara utilitas turun paling banyak.

Menurut Refinitiv, musim pelaporan kuartal ketiga telah mencapai batas akhir, dengan 445 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan pada hari Jumat. Dari jumlah tersebut, 81 persen telah melampaui ekspektasi analis.

Di sisi lain saham Tesla Inc turun 3,1 persen yang merupakan bobot terberat di S&P 500. Hal itu karena CEO Tesla Elon Musk mengadakan jajak pendapat di Twitter tentang apakah dia harus menjual sekitar 10 persen kepemilikan sahamnya di perusahaan pembuat mobil listrik yang dia dirikan. Jajak pendapat mengumpulkan lebih dari 3,5 juta suara, dengan 57,9 persen memilih "Ya".

“Pasar melihat sejumlah hal yang berbeda - lingkungan pendapatan yang positif, varian COVID Delta telah berkurang, kami mendapatkan tagihan pengeluaran infrastruktur ini dan kami telah menjawab pertanyaan tentang apa yang akan dilakukan Federal Reserve," kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth di Fairfield, Connecticut.  

“Itulah yang membantu mendorong pasar ke titik ini dan saat kami pindah ke Desember, pertanyaannya adalah di mana harus berinvestasi pada 2022,” imbuhnya. 

Saham sektor industri dan material mendapat dorongan setelah Kongres AS meloloskan RUU belanja infrastruktur senilai USD 1 triliun dari Presiden Joe Biden pada hari Sabtu lalu. 
 
Adapun saham Caterpillar Inc, Cleveland-Cliffs Inc, Freeport McMoRan, dan U.S. Steel Corp termasuk di antara perusahaan yang naik, naik antara 2 persen dan 6 persen

Menurut penasihat Gedung Putih Brian Deese, anggota parlemen sekarang beralih ke RUU pengeluaran sosial Joe Biden, dengan Dewan Perwakilan Rakyat diperkirakan akan memberikan suara pada langkah itu pekan depan.

Sementara kripto dan saham terkait blockchain, termasuk Coinbase (Global RIOT), Marathon Digital Holdings dan MicroStrategy Inc naik antara 6 persen dan 18 persen, karena ether menskalakan puncak baru dan bitcoin mendekati rekor tertinggi.

Saham pembuat kosmetik seperti Coty Inc juga melonjak 11,5 persen setelah perusahaan menaikkan perkiraan penjualan organik tahunan. Sementara Nextdoor Holdings Inc melonjak 30,6 persen dalam debutnya yang fluktuatif setelah platform jaringan lingkungan yang dipublikasikan dalam kesepakatan dengan Khosla Ventures Acquisition Co II, sebuah perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC).

Isu-isu yang maju melebihi jumlah jadi faktor menurunnya di NYSE dengan rasio 1,28 banding 1, sedangkan di Nasdaq, rasio 1,15 banding 1 disukai para advancer. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD