AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Bikin Lapangan Bola Standar FIFA Gratis, Anies Harap Bisa Cetak Pemain Kelas Dunia

ECOTAINMENT
Muhammad Refi Sandi/MPI
Minggu, 28 November 2021 09:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun lapangan sepak bola standard FIFA di pemukiman padat Muara Angke, Jakarta Utara.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun lapangan sepak bola standard FIFA di pemukiman padat Muara Angke, Jakarta Utara. (Foto: MNC Media)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun lapangan sepak bola standard FIFA di pemukiman padat Muara Angke, Jakarta Utara. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun lapangan sepak bola standard FIFA di pemukiman padat Muara Angke, Jakarta Utara. Ia mengharapkan dari lapangan tersebut dapat mencetak pemain kelas dunia.

"Kita resmikan lapangan pertama mulai dari Muara Angke. Di perkampungan itu hidupnya masih amat sederhana, tapi jangan sampai mereka tidak punya mimpi tinggi. Biarlah dimulai dari lapangan sepakbola. Biarlah semua bisa merasakan fasilitas berstandar internasional," kata Anies melalui laman Instagram @aniesbaswedan dikutip, Minggu (28/11/2021).

"Biarlah mimpi mereka tumbuh. Insya Allah melalui kerja keras, bimbingan yang baik dan motovasi yang tinggi akan bertumbuhan pemain-pemain kelas dunia," tambahnya.

Anies menuturkan ide membangun lapangan sepak bola bertaraf Internasional berawal dirinya beberapa kali menyambangi lapangan di Jakarta, tetapi berbayar. Ia pun mengaku berfikir ada banyak anak yang tak mampu untuk berlatih di lapangan berkualitas dikarenakan terganjal biaya yang mahal.

"Suatu ketika datang ke sebuah lapangan di tengah perkampungan di Jakarta. Penuh dengan anak-anak yang main sepak bola. Lapangan tak bersahabat. Jenis tanah di Jakarta ini memang berlempung sehingga tidak mudah menjaga lapangan untuk tetap berumput, tidak licin dan tidak mudah gundul," ujarnya.

Anies menugaskan langsung Pemprov DKI agar bergegas membangun lapangan kelas dunia di perkampungan Ibu Kota.

"Dimulai dari satu di setiap wilayah kota. Kini telah berdiri lima lapangan standard FIFA, masing-masing satu di tiap wilayah kota Jakarta. Kemarin, bersama teman-teman Muara Angke Soccer School, Perkumpulan Sepakbola Amputasi dan Tim Sepakbola Putri DKI meresmikan lapangan Muara Angke," jelasnya.

Kemudian, Anies berpesan dengan tegas lapangan tersebut tidak untuk di komersialkan alias gratis. Ia juga menegaskan agar dari lapangan tersebut tercipta pemain kelas dunia.

"Dipesankan secara amat tegas, bahkan dituliskan di sekeliling lapangan bahwa lapangan ini tidak untuk dikomersialkan. Jangan sampai fasilitas ini jadi lapangan berbayar. Mengapa? Agar yang tak bisa bayar tetap bisa bermain. Biarkan klub-klub di perkampungan punya kesetaraan kesempatan untuk tumbuh, berkembang dan beprestasi," tuturnya.

"Biarkan lapangan sepakbola ini jadi tempat untuk tumbuhnya potensi, tinggikan mimpi dan inspirasi anak-anak dari semua kalangan. Bahwa suatu saat nanti, anak-anak yang kini bisa bermain sepakbola di lapangan kelas dunia ini kelak bisa menjadi pemain kelas dunia," tutupnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD