AALI
8850
ABBA
236
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
630
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
765
ADMF
8600
ADMG
169
ADRO
3870
AGAR
302
AGII
2350
AGRO
625
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
106
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
322
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
412
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.17
-1.43%
-7.74
IHSG
7078.26
-1.4%
-100.32
LQ45
1011.21
-1.41%
-14.43
HSI
18025.82
0.52%
+92.55
N225
26619.53
-1.97%
-534.30
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Bos Facebook Kehilangan Kekayaan Rp1.000 Triliun, Kok Bisa?

ECOTAINMENT
Tangguh Yudha/MPI
Jum'at, 23 September 2022 08:15 WIB
Mark kehilangan setengah dari kekayaan bersihnya. Kerugian Mark Zuckerberg ini menjadi yang paling parah di antara miliarder-miliarder lainnya.
Bos Facebook Kehilangan Kekayaan Rp1.000 Triliun, Kok Bisa?
Bos Facebook Kehilangan Kekayaan Rp1.000 Triliun, Kok Bisa?


IDXChannel - Sudah banyak yang tahu, jika pendiri Facebook Mark Zuckerberg masuk ke dalam salah satu orang terkaya di dunia.

Saking kayanya, uang Mark Zuckerberg tampaknya tidak akan habis hingga keturunan ke-10. Namun siapa sangka bahwa orang nomor satu di Meta ini telah rugi USD71.000.000.000 atau setara Rp1.000 triliun sepanjang tahun 2021.

Artinya, ia kehilangan setengah dari kekayaan bersihnya. Kerugian Mark Zuckerberg ini menjadi yang paling parah di antara miliarder-miliarder lainnya.

Dikatakan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab buntunya keuangan pria berdarah Yahudi tersebut.

Seperti dilansir dari Metro pada Kamis (22/9/2022), faktor pertama adalah karena platform media sosialnya kini menghadapi persaingan ketat dari para pemain baru yang hadir dengan ide-ide lebih segar.

Instagram, misalnya, sedang mencoba untuk menarik kembali pengguna dari saingan seperti TikTok, Snapchat, dan platform BeReal yang berkembang pesat dengan fitur-fitur baru yang sering diejek sebagai peniru.

Tetapi para ahli mengatakan persaingan dan berkurangnya jumlah pengguna hanya menyumbang kerugian kecil. Yang lebih berpengaruh adalah karena Mark Zuckerberg sangat terobsesi dengan dunia metaverse.

Diketahui Mark Zuckerberg memang telah berinvestasi besar-besaran pada metaverse selama setahun terakhir. Diperkirakan ia akan menghadapi kerugian signifikan di bidang ini selama tiga hingga lima tahun ke depan.

Jika bukan karena investasi ini, Meta akan 'akan lebih sejalan dengan Alphabet. Nilai saham perusahaan juga tidak akan terjun bebas seperti yang yerjadi sekarang ini, kata analis teknologi Bloomberg Intelligence Mandeep Singh.

Tapi perlu diketahui, meskipun Mark Zuckerberg telah rugi besar, dia masih memiliki kekayaan bersih sebesar Rp 82 triliun. Dan perusahaan Meta sendiri nilai mencapai Rp 5.800 triliun.


(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD