IDXChannel - Kalimantan dinilai memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata berkualitas. Sebab, wisata Kalimantan tak kalah dengan Jawa, Bali, dan juga Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Tidak hanya Jawa, Bali, NTT, tapi juga, Sumatera dengan Toba-nya, Sulawesi, dan kalau kita tahu IKN pindah ke Kalimantan, ya seyogianya Kalimantan dipacu untuk bisa memiliki pariwisata yang berkualitas," kata Kabid Inbound dan Domestic DPP Asosiasi Travel Indonesia (Astindo) Heben Ezer dalam program Market Review yang ditayangkan di YouTube IDX, Rabu (5/6/2024).
Menurutnya, Kalimantan dengan hutan dan alamnya bisa menjadi destinasi wisata edukasi bagi dunia, mengingat saat ini ada banyak negara di dunia yang tengah berfokus pada isu global warming.
"Kunjungan ke Kalimantan bisa mengingatkan lagi pentingnya hutan, kearifan masyarakat setempat mengelola hutan. Itu menjadi nilai dari perjalanan wisata itu sendiri. Bukan hanya wisata murah, tapi lebih ke wisata berkualitas yang memberikan dampak lebih baik," tambahnya.
Meski demikian, Heben menekankan agar pengembangan Kalimantan sebagai destinasi wisata edukasi harus dibarengi juga dengan pembentukan sumber daya manusia yang baik.
Heben menilai ini menjadi syarat mutlak untuk mengerek kualitas wisata Kalimantan sehingga bisa memberikan dampak lebih baik. Artinya, bukan malah berfokus pada pembangunan destinasi wisata murah.
"Dan ini perlu dibarengi dengan pengembangan SDM-nya, bagaimana teman-teman bisa mampu mengelola perjalanan wisatawan asing dengan fasilitas terukur, baik, berkualitas," tutur Heben.
"Kalau kita ngomong soal Kalimantan di sana ada river cruise bagaimana memberikan standar kepada para pelaku usaha wisatawan ini bahwa kapal yang dipakai harus ada septik tanknya dan lain-lain," imbuhnya.
Untuk diketahui, aktivitas kegiatan pariwisata Tanah Air terus tumbuh pasca pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun lalu. Saat ini, indeks pariwisata Indonesia naik ke peringkat 6 untuk Asia Pasifik dan posisi 2 di wilayah ASEAN.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat bahwa pada April 2024 kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia mencapai 1,07 juta kunjungan, naik 2,41% dibanding Maret 2024 dan naik 23,23% dibanding April 2023.
(YNA)