"Tukune menek lah teros nyetori pajeke piye kui (Beli lagi lah, terus setor pajaknya gimana itu)," tulis @unda_fs13.
"Tunggu 2-5 tahun ke depan, dadine piye jajal (jadinya gimana)," sahut @itsnarosyidah.
Tapi juga ada yang berharap mendapatkan rezeki seperti yang dialami warga desa tersebut.
"Ya Allah kapan tanahku dituku perusahaan gede, eh yoo lali ra nduwe tanah (eh ya lupa enggak punya tanah)," tulis @yunitasae.
Dana ganti rugi yang diterima warga tersebut diberikan Pertamina atas rencananya untuk membangun kilang BBM baru di Tuban. Kilang ini nantinya berkapasitas 300 ribu barel per hari (bph). Ditargetkan, kilang baru ini mulai beroperasi pada 2026 mendatang.