IDXChannel - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa penerimaan pajak secara neto pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan sebesar 30,2 persen secara tahunan (year-on-year).
Menurut Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, realisasi ini menjadi sinyal kuat bahwa aktivitas ekonomi nasional terus bergerak positif, sekaligus memberikan fondasi yang kokoh bagi target penerimaan negara di sepanjang tahun ini.
"Di Februari ini net revenue 30,2 persen kenaikannya. Sementara gross-nya itu 19 persen. Artinya kami sangat optimis performance ini akan kami jaga sejak awal tahun. Mudah-mudahan target tahun 2026 bisa tercapai," ujar Bimo dalam agenda Kelas Pajak di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Bimo menjelaskan bahwa pencapaian pada Januari dan Februari akan menjadi basis utama untuk mengejar target penerimaan di kuartal I-2026. Keberhasilan ini diklaim sebagai buah dari strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak yang lebih akurat dan berbasis data.
Namun, Bimo menekankan bahwa DJP tidak akan menggunakan cara-cara yang membebani wajib pajak yang sudah patuh, melainkan fokus pada validasi data yang belum dilaporkan.