AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Drakor Squid Games Terancam Bayar Denda Rp606 Juta Karena Hal Ini

ECOTAINMENT
Winda Destiana
Sabtu, 25 September 2021 11:25 WIB
Netter menyebut bahwa nomor telepon yang tertulis di kartu nama Squid Games adalah kontak pribadinya.
Drakor Squid Games Terancam Bayar Denda Rp606 Juta Karena Masalah Privasi

IDXChannel - Dunia tengah digegerkan oleh serial besutan Netflix Korea Selatan, Squid Games. Drama Korea bertajuk permainan anak-anak berhadiah miliaran won namun mengerikan tersebut menjadi yang paling banyak ditonton di dunia. 

Sayangnya, kesuksesan drama yang dibintangi oleh Park Hae Soo, Wi Ha-joon, Lee Jung-jae dan Ho Yeon Jung ini harus terganjal masalah privasi. 

Baru-baru ini, mengutip laman Soompi Sabtu (25/09/2021) seorang netter melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban penyebaran nomor ponsel ilegal dalam drama tersebut. 

Netter menyebut bahwa nomor telepon yang tertulis di kartu nama Squid Games adalah kontak pribadinya. Dia mengklaim telah menggunakan nomor tersebut sudah hampir lebih dari 10 tahun. Akibatnya, ada ribuan panggilan masuk dan pesan teks ke nomornya itu. 

"Saya tidak tahu mengapa banyak orang menghubungi, kemudian salah seorang teman menyampaikan bahwa nomor ponsel saya ditayangkan pada serial Squid Games," ujar netter tersebut. 

Menanggapi hal tersebut pihak Squid Games akhirnya buka suara dan akan segera menyelesaikannya secepat mungkin.

"Kami mencoba yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini," ungkap pihak produksi. 

Seperti diketahui, menurut hukum di Korea Selatan, pengungkapan informasi pribadi kepada publik tanpa sepengetahuan yang bersangkutan akan dikenakan denda hingga 50 juta won atau setara dengan Rp606 juta. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD