AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Facebook dan Google Tunda WFO hingga 18 Oktober, Ini Alasannya

ECOTAINMENT
Yudi Setyowibowo
Senin, 02 Agustus 2021 08:37 WIB
Meningkatnya kasus Covid-19 di Amerika Serikat memaksa Facebook dan Google menunda rencana work from office (WFO) hingga 18 Oktober 2021.
Facebook dan Google Tunda WFO hingga 18 Oktober, Ini Alasannya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  - Meningkatnya kasus Covid-19 di Amerika Serikat memaksa Facebook dan Google menunda rencana work from office (WFO) hingga 18 Oktober 2021. Nantinya, seluru karyawan yang akan WFO juga diwajibkan untuk melakukan vaksinasi. 

Dilansir BBC News, Sabtu (31/7/2021), Google mengumumkan bahwa mereka akan menunda kembali ke kewajiban ke kantor hingga 18 Oktober 2021. Perusahaan itu bergabung dengan Facebook dengan mengatakan akan mewajibkan pekerja AS yang kembali ke kantor untuk divaksinasi. 

Twitter yang sebelumnya sudah membuka kantornya dengan 50% staf, kembali menutup kantor di San Francisco dan New York sekali lagi. Twitter mengatakan tetap berkomitmen untuk memberi karyawan pilihan untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan. 

Dalam email kepada semua karyawan pada hari Rabu, kepala eksekutif Google Sundar Pichai mengatakan perusahaan akan memperpanjang kebijakan global, sukarela, bekerja dari rumah hingga 18 Oktober. 

Selain itu, email tersebut mengatakan "siapa pun yang datang untuk bekerja di kantor perlu divaksinasi". Kebijakan tersebut akan diluncurkan di AS, dan kemudian diperluas ke wilayah lain. 

Bos Google mengatakan penerapan kebijakannya akan bervariasi sesuai dengan kondisi dan peraturan setempat, dan hanya akan berlaku setelah vaksin tersedia secara luas di suatu daerah. Rincian lebih lanjut akan diberikan tentang pengecualian untuk alasan medis dan "dilindungi" lainnya, tambahnya. 

Facebook juga telah mengumumkan bahwa akan mengharuskan staf mereka yang bekerja di kantor untuk divaksinasi. 

Dalam sebuah pernyataan, wakil presiden Facebook Lori Goler menulis: "Kami akan memiliki kelonggaran bagi mereka yang tidak dapat divaksinasi karena alasan medis atau lainnya, dan akan mengevaluasi pendekatan kami di wilayah lain seiring dengan perkembangan situasi." 

Ms Goler mengatakan rencana kembali ke kantor perusahaan akan "memprioritaskan kesehatan dan keselamatan semua orang".

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD