AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Gara-gara Chip Langka, Mobil BMW  Keluaran Terbaru Kehilangan Fitur Ini

ECOTAINMENT
Tangguh Yudha/MPI
Kamis, 12 Mei 2022 01:11 WIB
Akibat pasokan chip yang terus melangka, membuat pabrikan mobil mewah asal Jerman, BMW, meluncurkan unit mobil terbarunya dengan fitur terbatas.
Gara-gara Chip Langka, Mobil BMW  Keluaran Terbaru Kehilangan Fitur Ini. (Foto: MNC Media)
Gara-gara Chip Langka, Mobil BMW  Keluaran Terbaru Kehilangan Fitur Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Akibat pasokan chip yang terus melangka, membuat pabrikan mobil mewah asal Jerman, BMW, meluncurkan unit mobil terbarunya dengan fitur terbatas. Di mana tidak ada lahi fitur Android Auto atau Apple CarPlay.

Melansir dari Engadget, Rabu (11/5/2022), fitur berupa Android Auto atau Apple CarPlay terjadi untuk pasar AS, Prancis, Italia, Spanyol, dan Inggris.

Untuk diketahui, fitur Android Auto dan Apple CarPlay sendiri merupakan fitur yang disediakan oleh perusahaan Apple dan Google untuk memudahkan pengemudi berkendara secara aman dan nyaman tanpa terdistraksi telepon genggam.

Dengan fitur Android Auto dan Apple CarPlay ini, pengemudi dibuat agar tidak bermain handphone saat berkendara. Membuat pengalaman berkendara lebih aman dari risiko kecelakaan.

Berdasarkan pernyataan resmi BMW kepada Automotive News Europe, perusahaan telah mengubah pemasok dan chipnya itu sendiri menggunakan chip yang tidak sepenuhnya mendukung Android Auto atau CarPlay.

Akibatnya, unit mobil yang terpaksa harus rilis tanpa kedua fitur tersebut pun harus menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air paling lambat akhir Juni mendatang.

Tentu ini akan merepotkan para pemilik mobil. Dengan begini, mau tidak mau suka tidak suka, mereka harus menyempatkan waktu membawa mobilnya ke bengkel untuk menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air.

Untuk diketahui, ini bukan pertama kalinya BMW mengirimkan mobil tanpa menghadirkan fitur tertentu untuk menghindari keterlambatan pengiriman. Musim gugur lalu BMW juga menghilangkan fitur layar sentuh pada beberapa model.

Dan BMW juga bukan satu-satunya pembuat mobil yang mengambil keputusan serupa ini. Musim gugur yang lalu, Tesla juga memutuskan untuk mengirimkan beberapa mobil tanpa port USB dan Ford mengirimkan beberapa SUV Explorer tanpa pengontrol suhu. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD