AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Imbas Kehilangan 200 Ribu Pelanggan, Netflix PHK 150 Karyawan

ECOTAINMENT
Viola Triamanda/MPI
Rabu, 18 Mei 2022 15:23 WIB
Aplikasi layanan streaming film Netflix mencatat telah kehilangan 200.000 pelanggan dan memutuskan PHK 150 karyawan.
Imbas Kehilangan 200 Ribu Pelanggan, Netflix PHK 150 Karyawan (Dok.MNC)
Imbas Kehilangan 200 Ribu Pelanggan, Netflix PHK 150 Karyawan (Dok.MNC)

IDXChannel- Aplikasi layanan streaming film Netflix mencatat telah kehilangan 200.000 pelanggan pada kuartal I-2022. Hal ini menyebabkan saham perusahaan turun hampir menyentuh angka 70% sejak Januari. 

Demi mengurangi biaya operasional, aplikasi layanan streaming film online Netflix melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 150 karyawan yang mayoritas berbasis di Amerika Serikat.

"Pertumbuhan pendapatan kami yang melambat membuat kami juga harus memperlambat pertumbuhan biaya kami sebagai perusahaan," 
ujar perwakilan Netflix dalam sebuah pernyataan melalui email. 

Selain itu pemecatan karyawan ini juga didorong dengan kebutuhan bisnis dibanding kinerja individu. Pihak Netflix juga turut menyatakan bahwa keputusan ini adalah keputusan yang sulit. 

"Sayangnya, kami melepaskan sekitar 150 karyawan hari ini, sebagian besar berbasis di AS. Perubahan ini terutama didorong oleh kebutuhan bisnis daripada kinerja individu. Tidak ada dari kami yang ingin mengucapkan selamat tinggal kepada rekan kerja yang hebat. Kami bekerja keras untuk mendukung mereka melalui transisi yang sangat sulit ini," ujar perwakilan Netflix. 

Masa sulit yang dilalui Netflix juga merupakan dampak dsri persaingan panas bersama aplikasi lainnya seperti Disney+ dan Apple TV+. Sementara harga yang ditawarkan malah semakin meningkat dan membuat pelanggan menghentikan langganan dalam upaya menghemat uang. 

Saat ini perusahaan sedang menyiapkan biaya langganan yang lebih murah dan didukung iklan dalam upaya menarik orang kembali. 

Ia juga berpesan, jika Anda ingin menikmati Netflix dan layanan streaming lainnya dengan penuh gaya, pastikan untuk memeriksa daftar penawaran Apple TV terbaik kami di pasaran saat ini.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD