AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Ini Jurus Ampuh Hindari Perceraian Akibat Ribut Soal Uang

ECOTAINMENT
Iffa Naila/Okezone
Minggu, 09 Mei 2021 00:38 WIB
Dari sejumlah kasus perceraian, masalah uang termasuk yang dominan jadi pemicunya.
mpi

IDXChannel--- Dari sejumlah kasus perceraian, masalah uang termasuk yang dominan jadi pemicunya. Meskipun di awal Anda sudah mendiskusikan, serta punya tujuan keuangan untuk masa depan dengan pasangan, hal itu tidak selalu terjadi.

Akan ada saat-saat ketika berselisih mengenai keuangan. Baik karena sudut pandang yang berbeda, atau bahkan karena tidak kompak secara finansial.

Ikuti lima langkah berikut dari thebalance.com, yang dilansir Okezone, supaya bisa  berhenti ribut soal keuangan dan menghindari masalah keuangan yang bisa berujung pada perceraian.


1. Dengarkan Pasangan Anda

Apakah pasangan merasa diatur? Apakah Anda merasa mengatur pengeluaran dan tidak berusaha bekerja sama? Atau apakah pengeluaran yang dibuat tidak realistis?


Saat itulah Anda harus berbicara dengan pasangan. Bicarakan dengan baik-baik untuk mengatur ulang pengeluaran. Termasuk berapa banyak uang yang harus dialokasikan untuk belanjaan, makan di luar, pakaian, dan tambahan menyenangkan lainnya.

Harus ada kesepakatan untuk menangani masalah lain yang akan datang, seperti perbaikan mobil atau rumah, dan apa yang harus dilakukan jika orang tua Anda meminta uang. Jangan lupa untuk mencicil dana darurat Anda.

2. Mempunyai Pikiran yang Sama

Sebelum menyetujui untuk membeli barang yang mahal, seperti mobil atau pergi liburan. Diperlukan pemikiran yang sama, dan dibuat keputusan akan membeli jika dua-duanya setuju.


Jika merasa keberatan, sampaikan kepada pasangan Anda. Mungkin ingin berinvestasi lebih, atau mempunyai pilihan lain agar lebih hemat. Luangkan waktu untuk saling menjelaskan dan mendengarkan satu sama lain, agar bisa menyelesaikan perbedaan pemikiran yang ada.


3. Pikirkan Masa Depan

Jika pasangan tidak mengkhawatirkan masa pensiun, maka pasangan Anda merupakan seseorang yang berencana. Jika Anda adalah pasangan yang sebaliknya, bicarakan semua kepada pasangan.

Beberapa orang bukanlah tipe yang berencana. Tetapi begitu mereka menyadari bahwa anggaran akan membantu mereka mencapai tujuan, mereka akan lebih semangat untuk merencanakan anggaran.

Anda dapat berusaha membuat pasangan Anda yang enggan ikut serta dengan menjelaskan, bagaimana menabung untuk masa depan juga akan bermanfaat baginya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD