AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Intip Kekayaan Ivan Tanjaya, Co-Founder Holywings yang Jadi Sorotan  

ECOTAINMENT
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Kamis, 30 Juni 2022 16:26 WIB
Kekayaan Ivan Tanjaya jadi sorotan usai salah satu bisnisnya yakni Holywings hadapi kasus hukum atas polemik promosi minuman yang dinilai mengandung SARA.
Intip Kekayaan Ivan Tanjaya, Co-Founder Holywings yang Jadi Sorotan. (Foto: MNC Media)
Intip Kekayaan Ivan Tanjaya, Co-Founder Holywings yang Jadi Sorotan. (Foto: MNC Media)

IDXChannelKekayaan Ivan Tanjaya jadi sorotan usai salah satu bisnisnya yakni Holywings hadapi kasus hukum atas promosi minuman beralkohol kepada pengunjung yang bernama “Muhammad” dan “Maria”. Seperti diketahui, Ivan merupakan salah satu pendiri bisnis B&F yang cukup populer ini. 

Lantas, berapa kekayaan Ivan Tanjaya? Bagaimana perjalanan bisnisnya? Yuk, simak ulasannya dalam penjelasan IDXChannel berikut ini!

Kekayaan Ivan Tanjaya

Ivan Tanjaya merupakan seorang pengusaha muda yang berasal dari Sulawesi Tengah. Salah satu sumber kekayaannya tentu saja berasal dari bisnis Holywings yang dijalankannya. Sebagai salah satu pendiri dan pemegang posisi penting yakni komisaris utama di Holywings, Ivan Tanjaya tentu mendapatkan pundi-pundi kekayaan dari setiap perkembangan dan kemajuan Holywings.

Pria kelahiran 1989 ini sempat menempuh pendidikan di Surabaya dan melanjutkan kuliah di Beijing tepatnya di Raffles Academy jurusan Business Administration and Management General. Semasa di Beijing, Ivan sudah memulai berbagai usaha dan bisnis. Ia mengawali kiprah bisnisnya dengan menjadi agen rumah yakni  menyewakan rumah kepada para calon mahasiswa yang ingin berkuliah di Beijing. 

Dari agen penyewaan rumah ini, Ivan berhasil mendapatkan uang untuk modal usaha berjualan Instax Polaroid secara online. Bisnis ini ia beri nama Polid House.  Ia memanfaatkan handphone dan platform Facebook untuk memasarkan bisnis tersebut. Sayangnya, bisnis Polid House-nya harus terhenti karena masalah regulasi. 

Ivan Tanjaya kemudian mendirikan bisnis jasa pengiriman barang PT Andara Inti Berkat. Sayangnya, ia harus menemui kegagalan dan perusahaan ini tak berumur panjang. Tak lama setelah itu, Ivan mencoba peruntungan di dunia kuliner bersama temannya Eka Setia Wijaya dengan membuka kedai nasi goreng yang dinamakannya Kedai Opa. Hanya bertahan tiga bulan, omzet dan penjualan bisnis F&B ini pun terus mengalami penurunan. Hingga akhirnya, Ivan dan Eka mendirikan Holywings pada 2014 lalu. Ivan terinspirasi dari konsep bar-resto di Beijing. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD