Maskapai Jerman, Lufthansa, baru-baru ini mengumumkan akan memangkas 20.000 penerbangan hingga Oktober.
Saingan Lufthansa di Eropa, Air France-KLM, memangkas dua persen penerbangan pada Mei dan Juni di anak perusahaan berbiaya rendahnya, Transavia.
Ryanair tidak menyebutkan harga bahan bakar ketika mengumumkan pekan lalu bahwa pihaknya akan mengurangi penerbangan ke dan dari Berlin mulai Oktober. Maskapai ini juga memangkas 10 persen penerbangan dari Dublin, mengkritik kapasitas terbatas di bandara tersebut.
Sejak awal bulan, Volotea dari Spanyol telah memangkas hampir satu persen penerbangan dari jadwal musim panasnya. (Wahyu Dwi Anggoro)