AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Pengguna TikTok di Indonesia Diprediksi Bakal Melonjak Selama Ramadan

ECOTAINMENT
Susi Susanti/Koran Sindo
Jum'at, 19 Maret 2021 11:27 WIB
Platform TikTok dimanfaatkan pengguna untuk memberikan makna lebih bagi kebersamaan dengan berbagi inspirasi yang membuat Ramadan lebih berkesan
Pengguna TikTok di Indonesia Diprediksi Bakal Melonjak Selama Ramadan (FOTO: MNC Media)
Pengguna TikTok di Indonesia Diprediksi Bakal Melonjak Selama Ramadan (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Platform video pendek TikTok mengatakan keterlibatan dan interaksi aktif (engagement) penggunanya di Indonesia jelang dan saat bulan suci Ramadan cenderung mengalami peningkatan. 

"Sebanyak 71 persen pengguna TikTok merayakan Ramadan dengan caranya masing-masing, salah satunya adalah dengan melakukan aktivitas di rumah," ucap Head of Business Marketing TikTok Indonesia, Sitaresti Astarini yang digelar daring seperti dikutip Antara. 

Tren ini terlihat dari Ramadhan tahun lalu, di mana terdapat 29 persen peningkatan engagement selama bulan tersebut, dibandingkan rerata harian. Platform TikTok dimanfaatkan pengguna untuk memberikan makna lebih bagi kebersamaan dengan berbagi inspirasi yang membuat Ramadan lebih berkesan. 

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa di tahun ini, sebanyak 96 persen pengguna TikTok menyatakan ingin lebih aktif di platfrom daring dan akan mengunggah konten dalam platform digital selama bulan Ramadan nanti dengan berbagai konten tren, seperti kebersamaan bersama keluarga dan kerabat. 

Selain menggaet pengguna pribadi, "TikTok Ramadan Insight 2021" juga menyorot berbagai jenis konten yang dapat dimanfaatkan brand atau UMKM untuk menarik audiens baru. 

Dari survei tersebut, tahun ini, sebagian besar pengguna menantikan konten religi, makanan, informasi terbaru dari keluarga dan kerabat, konten keseharian, serta fesyen dan kecantikan. Konten-konten ini biasanya dijadikan sebagai inspirasi dan rekomendasi untuk menemukan produk-produk yang tepat yang diinginkan pengguna. 

"Brand memiliki kesempatan besar untuk terhubung dengan para pengguna yang sangat engaged selama bulan Ramadan, dengan cara yang otentik di TikTok. Para pengguna dapat secara langsung terlibat dalam kampanye brand dengan cara membuat konten sendiri sesuai dengan kreativitas mereka," jelasnya. 

Pengguna TikTok di Indonesia pun sangat reseptif terhadap iklan, dimana 90 persen mengaku mengambil tindakan lanjutan (mencari tau lebih lanjut tentang produk, mengetuk tautan iklan/akun brand, berkomentar, dan lainnya) setelah melihat iklan yang tayang di platform. 

Untuk membantu para UMKM dalam melakukan kampanye pemasaran di bulan Ramadan ini, TikTok menghadirkan platform self-serve untuk solusi TikTok For Business. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD