AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Raffi Ahmad Bocorkan Rahasia Kesuksesan Rans Entertainment di Tengah Pandemi

ECOTAINMENT
Vania Ika Aldida
Selasa, 20 April 2021 14:15 WIB
Raffi menekankan bahwa pelaku ekonomi kreatif harus menerapkan mindset positif dan melakukan adaptasi jika ada tantangan.
Raffi menekankan bahwa kita harus menerapkan mindset positif dan melakukan adaptasi jika ada tantangan. (Foto: Vania Ika)

IDXChannel - Aktor, presenter sekaligus enterpreneur, Raffi Ahmad turut  membagikan pengalamannya terkait konsep ekonomi yang mengandalkan kreativitas di tengah masa pandemi. Ia bahkan mengungkapkan bagaimana cara dirinya beradaptasi untuk tetap maju dan mensejahterakan karyawannya lewat Rans Entertainment.

Hal itu dia ceritakan melalui webinar 'Semangat Ekonomi Kreatif Di Tengah Masa Pandemi' bersama Menteri  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, Selasa, (20/4/2021). 

"Adaptasi dan mindset kita harus positif, harus semangat. Kemarin saat covid pertama-tama, kalau anak mudanya menggerutu, aduh nanti gimana, yang ada kita down," beber Raffi Ahmad dalam kesempatan tersebut.

Daripada mengeluh, Raffi memilih untuk segera melakukan adaptasi terhadap tantangan. "Kita harus benar-benar beradaptasi dan membenahi mindset kita menjadi besok gimana, apa yang harus kita lakukan," lanjutnya.

Sebagai Youtuber dengan penghasilan hampir Rp 8 miliar perbulan, Raffi mengungkapkan suka duka dalam membangun Rans Entertainment. Ia bahkan menyebut bahwa awalnya Rans hanya memiliki tiga karyawan yang bekerja di garasi rumahnya.

"Dulu Rans hanya 3 karyawan dari garasi kecil. Pertama kali covid saya bingung, kalau ini sampai setahun kita susah. Lalu saya mikir gimana caranya supaya endorse sponsor masuk ke saya. Akhirnya saya bantu UMKM, ibaratnya kalau mau ditolong, kita harus menolong orang dulu," paparnya.

"Akhirnya saya promosikan dan mereka kasih feedback, nah dari situ saya ke brand besar. Saya bantu UMKM akhirnya masuk brand besar ke saya," pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD