AALI
9725
ABBA
0
ABDA
6950
ABMM
1205
ACES
1260
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2700
ADHI
920
ADMF
7675
ADMG
212
ADRO
1780
AGAR
0
AGII
1495
AGRO
2250
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
68
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
200
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
4040
AKSI
434
ALDO
750
ALKA
222
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
458.64
0.28%
+1.30
IHSG
6118.41
0.09%
+5.30
LQ45
861.86
0.23%
+1.99
HSI
24311.91
-0.77%
-188.48
N225
29437.68
-2.47%
-746.28
NYSE
16328.79
-1.63%
-271.00
Kurs
HKD/IDR 1,831
USD/IDR 14,265
Emas
796,218 / gram

Tak Sengaja Tekan Tombol Auto Pilot, Bos Google Ditagih Rp203 Juta dari Tesla

ECOTAINMENT
Dani M Dahwilani/iNews
Rabu, 04 Agustus 2021 20:34 WIB
Direktur Manajemen Produk Google, Dominic Preuss, mendapat tagihan USD14.186 atau sekitar Rp203 juta dari Tesla karena menekan tombol auto pilot tanpa sengaja.
Tak Sengaja Tekan Tombol Auto Pilot, Bos Google Ditagih Rp203 Juta dari Tesla. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Gara-gara tidak sengaja menekan tobol permintaan auto pilot, Direktur Manajemen Produk Google, Dominic Preuss, mendapat tagihan USD14.186 atau sekitar Rp203 juta dari Tesla tanpa konfirmasi. Ini setelah mertuanya meminjam mobil secara tidak sengaja mengklik permintaan fitur autopilot.

"Jika Anda mengklik dua kali panel shift dan secara tidak sengaja menggunakan auto-pilot di Model 3, Tesla akan secara otomatis menagih Anda USD14.100, jika Anda sebelumnya tidak membeli fitur auto-pilot," ujar Preuss, seperti dilansir dari Carscoops, Rabu (4/8/2021).

Tweet selanjutnya mengungkapkan Preuss dikenakan biaya Autopilot dan Kemampuan Mengemudi Sendiri Penuh, dua bantuan pengemudi canggih yang meningkatkan daya jelajah dengan menambahkan kontrol jarak ke mobil di depan dan beberapa bantuan kemudi tetapi bukan sistem penggerak otonom.

Paling mengkhawatirkan Preuss mengungkapkan tidak ada permintaan kata sandi, atau konfirmasi dengan kartu kreditnya. Untungnya, Preuss dapat membatalkan pembelian dari dalam sistem infotainment dengan masuk ke menu "kelola peningkatan".

Dia juga menerima konfirmasi email tentang pembelian dan mengkonfirmasi kartu kreditnya telah dikembalikan sepenuhnya karena telah membatalkan pembelian.

Preuss mengatakan peristiwa itu terjadi saat ayah mertuanya mengemudikan mobil, jadi mungkin ada sesuatu yang lebih dari sekadar klik dua kali yang menyebabkan tagihan. Tetapi bagaimana seseorang yang hanya meminjam Tesla dapat melakukan pemesanan.

Saat Preuss dikonfirmasi terkait keluhannya ini, dia menolak berkomentar. Hal yang sama dengan Tesla, tetapi seperti yang sudah diketahui, produsen mobil asal California ini telah membubarkan departemen persnya.

Ini bukan pertama kali seseorang secara tidak sengaja membeli fitur. Pada Oktober 2020, pemilik Model 3 lain, Dr Ali Vaziri secara tidak sengaja membeli upgrade Autopilot seharga USD4.280.

Dia mengatakan, pada saat itu, ditagih saat mengeluarkan ponsel dari sakunya untuk meletakkan di pengisi daya. Ali mengatakan dirinya belum pernah membeli apa pun melalui aplikasi Tesla dan mendapatkan pengembalian uang jauh lebih sulit daripada yang dialami Preuss. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD