AALI
8825
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
630
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
760
ADMF
8525
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
306
AGII
2350
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
107
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
145
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
412
ALTO
172
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.24%
-6.71
IHSG
7082.61
-1.34%
-95.97
LQ45
1012.73
-1.26%
-12.90
HSI
17835.35
-0.55%
-97.92
N225
26448.89
-2.6%
-704.94
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
791,977 / gram

Terungkap! Shin Tae-yong Digaji Rp2 Miliar Per Bulan Buat Latih Timnas

ECOTAINMENT
Quadiliba Al-farabi/MPI
Rabu, 19 Januari 2022 16:05 WIB
Setelah berhasil membawa tim nasional Indonesia ke posisi runner up Piala AFF 2020, pengakuan Shin Tae-Yong menolak gaji lebih besar dari sebuah klub di China.
Terungkap! Shin Tae-yong Digaji Rp2 Miliar Per Bulan Buat Latih Timnas. (Foto: MNC Media)
Terungkap! Shin Tae-yong Digaji Rp2 Miliar Per Bulan Buat Latih Timnas. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Setelah berhasil membawa tim nasional Indonesia ke posisi runner up Piala AFF 2020, pengakuan Shin Tae-Yong menolak gaji lebih besar dari sebuah klub di China menjadi serotan. Padahal, oleh PSSI di digaji hingga Rp2 miliar per bulan.

Dia justru memilih Timnas Indonesia sebagai pelabuhan berikutnya. Dalam konten podcast Deddy Corbuzier belum lama ini dia mengungkapkan alasan memilih Indonesia bukanlah uang.

Tetapi perihal pengalaman karier jauh ke depannya serta melihat banyak potensi di antara pemain Indonesia. Dia tertarik membangkitkan bakat-bakat muda di Indonesia untuk meraih mimpinya di sepak bola.

Lalu timbul pertanyaan seberapa besar penghasilan Shin Tae-yong di Indonesia yang mampu membayar idealismenya itu? Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan membukanya  secara terang-terangan saat menghadiri podcast Close The Door pada Rabu (19/1/2022).

Ternyata, pelatih berusia 51 tahun itu mendapat sebesar Rp2 miliar selama sebulan. Itu pun masih dibagi dengan jajaran pelatih lainnya.

“Di sini besar ya, Rp2 miliar kurang lebih per bulan. Itu di luar apartemen, di luar kendaraan dan sebagainya. Tapi bukan hanya dia, itu dibagi dengan enam pelatih lainnya. Dia mungkin Rp1,1 (miliar) lah,” ucap Iwan.

Menurut Iwan, harga segitu setara dengan apa yang dicatatkan Shin Tae-yong sepanjang karirnya di sepak bola. Shin pun masih sangat diharapkan mendongkrak prestasi Timnas Indonesia kedepannya.

Adapun prestasi terbesar Shin sejak melatih Indonesia sejak 2019 adalah mampu mengantarkan skuad Garuda meraih runner up Piala AFF 2020. Itu membanggakan karena dia menurunkan kebanyakan pemain muda di ajang ini.

Terdekat, Shin Tae-yong memiliki misi bersama Timnas Indonesia U-23 dalam mengarungi Piala AFF U-23 2022 yang akan berlangsung 14-26 Februari di Kamboja. Ada juga persiapan TImnas U-18 untuk menghadapi Piala Dunia U-20 2023 yang rencananya bakal digelar di Indonesia. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD