sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pelaku UMKM Dibekali Strategi Keuangan Digital hingga Zero Waste

Foto editor Aldhi Chandra Setiawan
28/05/2026 17:21 WIB
Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kapasitas UMKM dalam pengelolaan keuangan digital, keamanan siber, hingga penguatan keberlanjutan usaha

IDXChannel - (Dari kiri) Wakil Ketua Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Delmenita Mukhtar, Ketua Bidang Ekonomi Dewan Pusat MUI M. Azrul Tanjung, Founder Marx Consulting Group (MCG) Marx Andryan, Rektor MCG Academy Reita Farianti, Sekretaris LPEU MUI Darmawan Wijaya, dan Asisten Deputi Kementerian UMKM Muhammad Firdaus berfoto bersama saat pembukaan seminar bertajuk “UMKM Tangguh 2026: Akselerasi Keuangan Digital, Keamanan Siber, dan Keberlanjutan Usaha Berbasis Zero Waste” di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kapasitas UMKM dalam pengelolaan keuangan digital, keamanan siber, hingga penguatan keberlanjutan usaha.

Seminar yang merupakan kolaborasi MCG Academy, CIMB Niaga Syariah, dan Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU) MUI itu diikuti 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor seperti kuliner, katering, minuman, hingga kerajinan. Para peserta mendapat pelatihan mengenai standardisasi produksi, pengelolaan keuangan digital, pemahaman keamanan siber, penggunaan aplikasi manajemen usaha sederhana, hingga penguatan mental usaha.

Founder Marx Consulting Group, Marx Andryan, mengatakan UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi nasional sekaligus penyerap tenaga kerja. Karena itu, peningkatan literasi dan pengelolaan keuangan dinilai menjadi kunci agar UMKM mampu naik kelas dan lebih kompetitif di tengah transformasi digital.

Melalui program UMKM Tangguh 2026, MCG Academy menargetkan pendampingan hingga 1.000 UMKM pada batch berikutnya guna memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dan menciptakan pelaku usaha yang lebih mandiri serta berdaya saing.

Advertisement
Advertisement