AALI
8500
ABBA
230
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1395
ACST
246
ACST-R
0
ADES
1935
ADHI
985
ADMF
8200
ADMG
165
ADRO
1325
AGAR
408
AGII
1160
AGRO
1105
AGRO-R
0
AGRS
458
AHAP
66
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
234
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
515
ALDO
925
ALKA
244
ALMI
252
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.90
-0.78%
-3.74
IHSG
6080.38
-0.25%
-15.11
LQ45
895.89
-0.64%
-5.75
HSI
28842.13
0.36%
+103.23
N225
29161.80
0.74%
+213.07
NYSE
16694.93
0.26%
+43.53
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,200
Emas
848,284 / gram

Angin Segar Joko, Pedagang yang Bangkit dari Pandemi Covid-19

IDXTAINMENT
Fahmi Abidin
Kamis, 25 Juni 2020 14:15 WIB
Bukan merupakan hal yang mudah menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19. Setidaknya itu yang diceritakan Joko Fitra, pelaku UMKM.
Angin Segar Joko, Pedagang yang Bangkit dari Pandemi Covid-19. (Foto: Ist)

IDXChannel - Bukan merupakan hal yang mudah menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19. Setidaknya itu yang diceritakan Joko Fitra, pelaku UMKM. Sejak akhir Maret 2020, ketika Kabupaten Kebumen ditetapkan sebagai zona merah Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar diberlakukan, penerapan protokol kesehatan di toko dan lingkungannya dijalankan dengan ketat.

Joko bercerita, ketika itu, omzetnya menurun drastis karena penjualannya berkurang. Ini sulit karena pada saat yang sama dia tetap harus memenuhi kewajiban operasional, termasuk kewajiban angsuran di bank. “Saya masih memikul angsuran. Tadinya saya sudah pasrah saja, mau bayar angsuran dari mana?” ujarnya dengan mimik serius saat ditemui pekan lalu.

Beruntung, di masa pandemi ini, BNI tanggap dan cepat menjalankan amanah pemerintah untuk memberikan stimulus bagi debitur yang terkena dampak Covid-19.

Sejak April 2020, petugas BNI Kebumen telah menyosialisasi kebijakan tersebut. “Untung saja ada kebijakan itu, jadi saya mendapat keringanan bunga. Alhamdulillah. Baru saja saya berniat mengajukan keringanan, sudah BNI sampaikan duluan. Yang seperti ini benar-benar kita butuhkan di saat-saat sulit,” katanya.

Pada saat omzet menurun, untungnya, Joko menjalankan kemitraan dengan BNI sebagai Agen46 dan penyalur bantuan sosial berupa bantuan pangan nontunai. “Dari situ, saya masih mendapat fee tambahan yang nilainya tidak bisa dibilang kecil karena transaksi nontunai juga meningkat,” ujar pria berperawakan sedang tersebut, yang tak lupa mengenakan masker.

Disampaikan Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BNI Tambok P. Setyawati, sejak pertengahan Maret 2020, BNI memberikan stimulus kepada debitur yang memenuhi ketentuan, berupa keringanan bunga, penundaan angsuran pokok, dan perpanjangan jangka waktu.

Tercatat secara total, per 19 Juni 2020, BNI telah memberikan stimulus dampak Covid-19 kepada 183.359 debitur segmen kecil dan mikro dengan portepel pinjaman Rp 24,338 triliun. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD