AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Hampir Bangkrut, Lelaki Ini Raih Cuan Besar dari Saham Tesla

INSPIRATOR
Shelma Rachmahyanti/Sindo
Senin, 01 November 2021 16:21 WIB
Gara-gara mempertaruhkan semua sahamnya ketika pandemi, lelaki ini sempat hampir bangkrut.
Hampir Bangkrut, Lelaki Ini Raih Cuan Besar dari Saham Tesla. (Foto: MNC Media)
Hampir Bangkrut, Lelaki Ini Raih Cuan Besar dari Saham Tesla. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Gara-gara mempertaruhkan semua sahamnya ketika pandemi, lelaki ini sempat hampir bangkrut. Namun, kini dia justru berhasil meraih cuan besar setelah saham Tesla meroket tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Pada Maret 2020 ketika pasar ekuitas jatuh, miliarder Leo Koguan terpaksa menjual sebagian besar portofolio sahamnya, termasuk sebagian besar 12 juta saham Tesla yang dimiliki saat itu.

Di tengah kekacauan pada awal pandemi, Koguan memutuskan untuk menjual sisa kepemilikan sahamnya, termasuk saham Baidu, Nvidia, China Mobile, dan Nio. Kemudian, dia menggunakan hasil penjualannya tersebut untuk membeli opsi panggilan jangka panjang di Tesla dan juga berinvestasi di sektor properti.

Walau keputusannya memiliki risiko tinggi, namun membuahkan hasil. Di mana, saham Tesla telah meroket lebih dari 1.440% sejak 1 Maret.

Koguan mengatakan, dia mengembalikan keuntungan dari saham Tesla, dan hari ini 100% portofolio sahamnya terdiri dari saham Tesla dan opsi beli.

Menurut dokumen bank yang dibagikan kepada Forbes, Koguan memiliki 6,3 juta saham Tesla dan lebih dari 1,8 juta opsi panggilan Tesla dalam bentuk uang, yakni per 24 September.

“Ini untuk jangka panjang, Anda tidak pernah bertaruh jangka pendek pada Tesla. Dan saya percaya pada teknologi hijau,” kata Koguan, seperti dilansir dari Forbes, Senin (1/11/2021).

Melalui akun Twitter dan LinkedInnya Koguan menegaskan, bahwa dia adalah pemegang saham Tesla individu terbesar ketiga. Namun, perusahaan tidak menanggapi komentar tersebut.

Walau demikian, juru bicara perusahaan, Martin Viecha, tampaknya mendukung klaim Koguan yang diunggahnya September lalu. Sebagai direktur non-perusahaan yang memiliki kurang dari 5 persen kepemilikan saham Tesla yang beredar, Koguan tidak muncul dalam pengajuan Komisi Sekuritas dan Bursa Tesla.

Mengingat saham Tesla itu dan sahamnya di perusahaan IT swasta SHI International, Forbes memperkirakan kekayaan Koguan mencapai USD8,6 miliar atau setara Rp120,4 triliun. Angka ini mencerminkan diskon 20 persen kepemilikan Tesla untuk memperhitungkan jumlah saham yang dia pegang di akun margin yang tidak diungkapkan.

Sementara itu, Koguan bersikeras bahwa dia tidak peduli dengan kekayaannya. “Saya menghabiskan 95 persen waktu bukan untuk mencari uang, tetapi melakukan penelitian,” ujar Koguan, berbicara melalui video dengan Forbes dari penthousenya Singapura. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD