AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Kisah Founder Unicorn RI Xendit, Rela Tak Gajian dan Makan Mi Instan

INSPIRATOR
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Selasa, 02 Agustus 2022 16:22 WIB
Ada sebuah kisah founder Unicorn RI Xendit yang menarik untuk dibahas. Kisah tersebut tidak lain adalah kisa pendiri Xendit, Moses Lo dan Bo Chen
Kisah Founder Unicorn RI Xendit, Rela Tak Gajian dan Makan Mi Instan (Foto: MNC Media)
Kisah Founder Unicorn RI Xendit, Rela Tak Gajian dan Makan Mi Instan (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Ada sebuah kisah founder Unicorn RI Xendit yang menarik untuk dibahas. Kisah tersebut tidak lain adalah kisa pendiri Xendit, Moses Lo dan Bo Chen.

Xendit adalah sebuah perusahaan fintek yang mengeluarkan produk layanan terkait dengan infrastruktur pembayaran di Indonesia. Perjalanan Xendit menjadi sebuah startup berstatus Unicorn saat ini tentunya melalui proses yang panjang.

Kisah Founder Unicorn RI 

Moses Lo dikenal sebagai Co-Founder dan juga CEO dari Xendit, sedangkan Bo Chen juga merupakan Co-Founder dan juga CTO dari Xendit. Keduanya memiliki cerita yang inspiratif dalam membangun Xendit dan membawanya menjadi sebuah startup Unicorn Indonesia. Kisah founder Unicorn RI tersebut diceritakan dalam sebuah kesempatan di sebuah event

Bo Chen menuturkan bahwa dirinya tidak menerima gaji selama kurang lebih 2,5 tahun lamanya, sebelum Xendit mendapatkan pendanaan Seri B dari investor. Xendit sendiri memulai penggalangan dana Seri B pada 2019 lalu. Ia mengaku bahwa mereka (Bo Chen dan Moses) tidak berpikir sudah membayar gaji yang layak untuk diri mereka sendiri selama kurang lebih 2,5 tahun lamanya. 

Pada 2021, Xendit mengumumkan bahwa mereka mendapatkan modal dari pendanaan Seri B dengan nominal USD64,6 juta atau sekitar Rp961 miliar. Moses, Chen, dan dua pendiri Xendit lainnya, yaitu Juan Gonzalez dan Tessa Wijaya, berusaha untuk membuat strategi agar modal yang didapat tersebut bisa membiayai kebutuhan operasional perusahaan dengan hemat dan efisien. Strategi tersebut dikenal di dalam dunia startup dengan istilah memperpanjang runway

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD