“Senang banget lihat yang di sini. Lihat tempat pertemuan (dengan) negara lain, ruang presiden,” ungkapnya.
Sementara itu, Abdul Matiin Haqq, guru SLB Negeri 11 Jakarta, menilai pengalaman mengikuti program Istana untuk Anak Sekolah menjadi pembelajaran kontekstual yang mampu menumbuhkan mimpi dan kepercayaan diri para siswa.

Kepada Presiden Prabowo, Abdul Matiin pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak disabiltas untuk mengunjungi Istana.
“Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto atas kesempatan kami, sekolah luar biasa dan anak-anak hebat disabilitas, untuk bisa mengunjungi Istana Negara,” kata Abdul Matiin.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Harian Institusi Disabilitas Indonesia (Indisi), Memes Prameswari, yang menilai keterlibatan siswa disabilitas dalam program tersebut menjadi bukti bahwa Istana menghadirkan ruang inklusif untuk semua anak-anak Indonesia.