Brand men's grooming ini berkembang di Indonesia. Tak hanya sabun, Kahf juga menyediakan varian produk seperti parfum, deodorant, dan lain-lain.
Nurhayati Subakat lahir di Padang Panjang, 27 Juli 1950. Sejak kecil ia memang dikenal sebagai anak yang cerdas. Kecerdasan inilah yang kemudian membuatnya masuk ke sekolah terbaik di tiap jenjang pendidikan. Ia juga merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1971.
Lulusan Farmasi ITB ini berhasil menjadi pionir kosmetik halal di Indonesia. Sebelum sukses mendirikan Paragon Corp, bisnis Nurhayati pada awalnya hanya kecil-kecilan. Ia menjual shampo yang diproduksinya sendiri secara home industry dan dipasarkan dari rumah ke rumah. Tak mudah baginya untuk bisnis shampo karena sudah banyak produk shampo ternama di pasaran.
Meski harus berjuang dari bawah, namun perlahan tapi pasti produk Shampo Putri milik Nurhayati mulai laris di pasaran. Hingga pada 1990, Nurhayati berhasil mendirikan pabrik yang lebih besar. Namun sayang, ujian kembali harus dihadapi Nurhayati. Pabrik miliknya terbakar yang membuat dirinya terancam pailit. Nurhayati pun terpuruk.
Ia kembali mendapat secercah harapan ketika Pemerintah gencar mensosialisasikan produk halal. Dari sanalah, Nurhayati kembali bangkit. Ia mulai fokus pada produk non-konsumsi yang bersertifikasi halal, khususnya di dunia kosmetik. Alhasil, perusahaan pun mengalihkan target pasar kepada jutaan Muslimah pada 1995. Sejak saat itu, perusahaan Nurhayati kembali eksis. PT Pusaka Tradisi Ibu milik Nurhayati kemudian memproduksi kosmetik bernama Wardah yang mengusung jaminan halal. Seperti harapan Nurhayati, Wardah pun sukses di pasaran.