AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Peneliti Wanita RI Carina Joe Jadi Pemegang Hak Paten Vaksin AstraZeneca

INSPIRATOR
Leonardus Kangsaputra
Minggu, 01 Agustus 2021 15:12 WIB
Kiprah anak bangsa yang membanggakan juga datang dari Carina Joe yang punya hak paten AstraZeneca.
Peneliti Wanita RI Carina Joe Jadi Pemegang Hak Paten Vaksin AstraZeneca (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kiprah anak bangsa yang membanggakan juga datang dari Carina Joe atau Carina Citra Dewi Joe yang merupakan peneliti asal Indonesia di Jenner Institute, Oxford University. Merangkum dari World Today, Sabtu (31/07/2021) Carina Joe ikut andil dalam pembuatan vaksin AztraZeneca. Bahkan ia adalah salah satu pemilik paten vaksin AstraZeneca khusunya di bidang manufaktur skala besar.

Berdasarkan keterangan Carina, vaksin AstraZeneca tersebut terdiri dari beberapa paten. Setidaknya lebih dari enam paten yang berasal dari berbagai bidang. Salah satunya dimiliki oleh Profesor Vaksinologi di Universitas Oxford, Sarah Gilbert. Namun Carina menjelaskan bahwa paten tersebut tidak dimiliki Sarah seluruhnya.

Carina mengaku dirinya memegang salah satu paten terkait vaksin AstraZeneca. Khususnya di bidang manufaktur skala besar.

Sebelumnya Menteri BUMN, Erick Thohir juga dibikin kaget bukan main setelah mengetahui bahwa salah satu karyawan PT Bio Farma (Persero), Indra Rudiansyah bekerja untuk tim Jenner Institute pimpinan Profesor Sarah Gilbert dalam uji klinis vaksin AstraZeneca.

Awal perkenalan Erick dan Indra terjadi usai saat delegasi Indonesia dengan manajemen AstraZeneca perihal pengadaan vaksin Covid-19 pada Oktober 2020, Erick menyempatkan waktu berkumpul dengan putra-putri Indonesia yang berada di kawasan setempat. Dalam kesempatan itu, Indra juga ikut terlibat.

Sayangnya Erick belum mengetahui bahwa lelaki kelahiran Bandung, Jawa Barat, itu merupakan karyawan Induk Holding BUMN Farmasi. Erick menyebut, dirinya kaget setelah mengetahui bahwa pria yang tengah menyelesaikan studi S3 Program Clinical Medicine, University of Oxford, merupakan keluarga besar Kementerian BUMN. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD