“Kami memang memasukkan sekitar USD40.000. Sejujurnya, kami tidak tahu apakah kami bodoh atau berani,” ujar pasangan yang memutuskan berhenti dari pekerjaan untuk memulai bisnis ini, dilansir dari CNBC News, Sabtu (14/8/2021).
Lim dan Halim merupakah salah satu pendiri Style Theory, platform persewaan busana Singapura yang memungkinkan pelanggan meminjamkan barang tak terbatas dengan biaya bulanan tetap.
Start-up yang didukung SoftBank ini memiliki lebih dari 200.000 pengguna terdaftar di Singapura dan Indonesia. Di mana layanan yang ditawarkan inventaris 50.000 pakaian dan lebih dari 2.000 tas.
Dalam awal karirnya Lim bekerja untuk perusahaan non-profit di Kenya. Lalu Lim ingin memulai sebuah proyek yang memungkinkannya melakukan kebaikan. Dan dengan bertambahnya kerusakan lingkungan akibat praktik fast fashion maka misinya semakin jelas.
Industri tekstil menjadi salah satu penghasil polusi terbesar di dunia, dengan emisi global setara dengan 1,2 miliar ton karbon dioksida setiap tahunnya. Ini lebih banyak daripada gabungan semua penerbangan dan pengiriman internasional.