AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Simak Kisah Inspiratif Maudy Ayunda, dari Oxford hingga Stanford

INSPIRATOR
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Senin, 04 April 2022 15:24 WIB
Kisah inspiratif Maudy Ayunda seakan tidak ada habisnya menginspirasi banyak orang
Simak Kisah Inspiratif Maudy Ayunda, dari Oxford hingga Stanford (Foto: MNC Media)
Simak Kisah Inspiratif Maudy Ayunda, dari Oxford hingga Stanford (Foto: MNC Media)

IDXChannel Kisah inspiratif Maudy Ayunda seakan tidak ada habisnya menginspirasi banyak orang. 

Maudy berhasil meraih gelar Philosophy Politics and Economics (PPE) saat menyelesaikan pendidikan Strata 1nya di Oxford University dengan predikat cumlaude. Tidak hanya itu, Ia juga berhasil mendapatkan dua gelar Master di Stanford University beberapa waktu lalu.

Nah, seperti apa kisah inspiratif Maudy Ayunda yang berhasil memperoleh dua gelar Master sekaligus tersebut? 

Kisah Inspiratif Maudy Ayunda

  1. Selalu Mementingkan Pendidikan

Sebagai seseorang yang terjun di dunia entertainment Indonesia, Maudy Ayunda tetap mengutamakan pendidikannya sebagai hal yang penting. Perlu diakui bahwa tidak banyak orang yang bisa mengatur waktu dengan efektif ketika dihadapkan dengan pekerjaan dan pendidikan.

Hal seperti ini yang patut dicontoh bagi banyak orang, tidak hanya untuk kalangan artis. Pendidikan adalah hal yang penting dan harus diutamakan terlebih dahulu. 

  1. Belajar Beradaptasi

Selain mementingkan pendidikan, Maudy Ayunda juga belajar untuk beradaptasi di situasi dan kondisi yang baru. Saat Ia melanjutkan studi di Stanford, tentunya Ia perlu beradaptasi lagi, baik dengan sistem pembelajaran dan pendidikan, maupun dengan iklim dan budaya di sana.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD