AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

10 Trader Legendaris di Dunia, Ada yang Berakhir Tragis

MARKET NEWS
Mohammad Yan Yusuf
Sabtu, 28 Mei 2022 13:59 WIB
Sedikitnya ada 10 trader legendaris di dunia ini bisa menjadi insipirasi Anda untuk berinvestasi.
10 Trader Legendaris di Dunia, Ada yang Berakhir Tragis
10 Trader Legendaris di Dunia, Ada yang Berakhir Tragis

IDXChannel - Sedikitnya ada 10 trader legendaris di dunia ini bisa menjadi insipirasi Anda untuk berinvestasi.

Seperti diketahui, beberapa trader legendaris di dunia menjadi sejarah perkembangan bursa efek.

Lalu siapa saja trader legendaris di dunia. Simak penjelasan yang kami himpun dari berbagai sumber. 

Trader Legendaris di Dunia

1. Jesse Livermore

Jesse Lauriston Livermore (1877 - 1940) adalah trader berkebangsaan Amerika Serikat yang terkenal gara-gara keuntungan dan kerugian yang dialaminya di bursa saham

Kisahnya mencuat ketika di tahun 1929, Jesse Livermore berhasil mengeruk keuntungan hingga mencapai USD100 juta dari runtuhnya bursa saham Amerika Serikat.

Namun, pada 1934, Jesse Livermore kehilangan sebagian besar kekayaannya dan meninggal dunia secara tragis pada 1940. 

Sosok Jesse Livermore pada masanya dikenal sebagai Raja Spekulator dan trader terhebat saat bursa saham di Amerika Serikat sedang mengalami keruntuhan.

2. William Delbert Gann

William Delbert Gann (1878 - 1955) atau juga dikenal sebagai WD Gann adalah seorang trader yang menggunakan metode peramalan pasar berdasarkan geometri, astrologi, dan matematika kuno.

Metode teknikal misterius miliknya meliputi sudut gann dan Square 9. 

Selain aktif sebagai trader semasa hidupnya, WD Gann juga menulis buku dan menggelar kursus.

3. George Soros

Lahir di Hungaria tahun 1930, Soros merupakan Chairman dari Soros Fund Management, salah satu perusahaan paling sukses dalam industri hedge fund. 

Ia pernah mendapatkan julukan sebagai The Man Who Broke the Bank of England pada 1992 setelah melakukan aksi jual Poundsterling senilai USD10 miliar. 

Dari transaksinya tersebut, ia menghasilkan laba USD1 miliar.

4. Jim Rogers

Menjadi Chairman dari Roger Holdings, Jim Rogers, Jr. 

Ia adalah salah satu pendiri dari Quantum Fund bersama George Soros di awal 1970-an, yang memperoleh pertumbuhan aset pada perdagangan komoditas sebesar 4200% selama 10 tahun. 

Rogers terkenal karena posisi bullish-nya yang tepat pada perdagangan komoditas di 1990-an, dan karena bukunya yang merinci perjalanan dunianya yang penuh petualangan.

5. Richard Dennis

Selanjutnya, ada Richard J. Dennis yang lahir tahun 1949 dan  menjadi terkenal di dunia trading sebagai trader komoditas di Chicago yang sangat sukses. 

Ia dilaporkan memiliki kekayaan USD100 juta selama 10 tahun dari perdagangan komoditas yang dilakukannya. 

Bersama dengan rekannya William Eckhardt, Dennis adalah salah satu pencipta dari strategi Turtle Trading yang dikembangkan pada awal 1980-an.

6. Paul Toder Jones

Paul Toder Jones II (lahir 1954) adalah pendiri dari Tudor Investment Corporation, salah satu perusahaan hedge fund terkemuka di dunia. 

Paul Tudor Jones mencatatkan penghasilan USD100 juta dari aksi shorting saat bursa saham Amerika Serikat jatuh pada 1987. Menariknya, sosok yang pada tahun 2014 ditaksir memiliki kekayaan senilai USD4.3 miliar ini menerapkan prinsip trading Jesse Livermore untuk mengeruk keuntungannya yang fenomenal.

7. John Paulson

John Paulson (lahir 1955) merupakan pendiri dari Paulson & Co. Namanya menjadi terkenal setelah ia sukses menghasilkan miliaran dolar dari krisis finansial 2007-2008. 

John Paulson menggunakan credit default swap untuk secara efektif melakukan short-selling terhadap pasar kredit rumah Amerika Serikat. 

Ketika bubble pasar tersebut pecah dan memicu gelombang krisis finansial masif, Paulson merupakan satu dari sedikit sosok yang bisa menghimpun keuntungan. 

Tak tanggung-tanggung, profit yang dihasilkan untuk perusahaan hedge fund-nya kala itu mencapai USD15 miliar.

8. Steven Cohen

Steven Cohen (lahir 1956) adalah pendiri SAC Capital Advisors, sebuah hedge fund terkemuka yang berfokus terhadap perdagangan ekuitas. 

Sebelum menjadi manajer hedge fund, Cohen adalah pemain poker ketika ia masih di bangku pendidikan. 

Ia mengaku bahwa pengalamannya sebagai pemain poker membantunya belajar menyusun manajemen risiko yang baik. 

Dengan keahliannya, Steve Cohen berhasil memberikan keuntungan sebesar USD8,000 di hari pertamanya bekerja. 

Enam tahun kemudian, Cohen bahkan mampu menghasilkan profit hingga USD100,000 per hari.

Setelah mendirikan SAC Capital Advisors, nama Steve Cohen pun kian dikenal. 

Meski demikian, tahun 2013, SAC didakwa oleh Securities dan Exchange Commision (SEC) karena kasus insider trading dan diharuskan untuk membayar denda sebesar USD1.2 miliar. 

Saat ini, ia masih aktif mengelola dana investor melalui Point72 Asset Management.

9. David Tepper

Lahir pada 1957, David Tepper adalah pendiri Appaloosa Management, sebuah hedge fund yang sangat sukses. 

Tepper, adalah seorang spesialis dalam investasi distressed debt, dan telah beberapa kali tampil di CNBC. 

Pernyataannya selalu diperhatikan oleh para trader, terutama karena ia berhasil menemukan peluang investasi ketika pasar finansial masih dilanda krisis 2007-2008. 

Dari kejelekannya tersebut, David Tepper memutuskan untuk membeli saham-saham perbankan yang anjlok karena situasi krisis. 

Transaksi tersebut pada akhirnya menghadirkan keuntungan hingga USD4 miliar.

10. Nick Leeson

Nicholas Leeson yang lahir 1967 dikenal sebagai sosok trader yang membuat runtuhnya Barrings Bank karena serangkaian perdagangan spekulatif ilegal. 

Awalnya, ia berhasil memanen profit hingga 10 juta pound yang setara dengan 10% dari profit tahunan Barrings Bank. 

Namun ketika perdagangannya mulai merugi, Leeson melakukan manipulasi akun untuk menutupi jejak kegagalannya. 

Hanya dalam kurun waktu 2 tahun, jumlah kerugian yang dikumpulkannya membengkak hingga 208 juta pound.

Ia kemudian dipenjara selama 4 tahun. 

Itulah beberapa trader legendaris di dunia yang bisa menjadi referensi Anda. Selain keberhasilannya, mereka juga terlihat menciptakan sejarah dalam dunia trader. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD