AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

5 Pilihan Saham Properti yang Menarik

MARKET NEWS
Mohammad Yan Yusuf
Rabu, 18 Mei 2022 15:55 WIB
Beberapa pilihan saham properti yang menarik ini bisa menjadi pilihan Anda dalam berinvestasi.
5 Pilihan Saham Properti yang Menarik. (Foto : MNC Media)
5 Pilihan Saham Properti yang Menarik. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Beberapa pilihan saham properti yang menarik ini bisa menjadi pilihan Anda dalam berinvestasi.

Selain itu, pilihan saham properti yang menarik ini merupakan berasal dari beberapa perusahaan besar.

Lalu apa saja pilihan saham properti yang menarik? Simak penjelasan yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber.

Pilihan Saham Properti yang Menarik

  1. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)

Agung Podomoro Land (APLN) merupakan bagian dari Agung Podomoro Grup yang telah berpengalaman lebih dari 50 tahun di bidang properti. 

APLN telah melantai di bursa saham properti sejak 2010. 

Perusahaan ini terus membangun proyek properti di Jawa dan luar Jawa.

Hingga kini, perusahaan yang memiliki 40 anak usaha ini tetap mengekspansi bisnisnya dengan membangun superblok, mal, hingga kawasan industri. 

Terbaru, mereka membangun Kota Podomoro Tenjo yang berada di Bogor, Jawa Barat yang diluncurkan pada 2020 lalu. 

Selain itu, beberapa proyek APLN yang terkenal lainnya adalah Mall Central Park, Neo Soho, dan Senayan City di Jakarta. 

APLN juga mengembangkan beberapa proyek township seperti Podomoro Park Bandung dan Podomoro Golf View Cimanggis.

Sementara secara investasi, pada tahun 2020 APLN membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,95 triliun meningkat 30,7 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Melihat itu, sebabnya APLN dapat menjadi salah satu emiten saham properti terbaik dengan Rp109 per lembar.

  1. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

Emiten dengan kode SMRA ini akan memanfaatkan relaksasi PPN Properti dari pemerintah dan fokus pada penjualan produk seharga Rp1 miliar hingga Rp2 miliar. 

Selain itu, di tahun 2022, perusahaan yang berdiri tahun 1975 ini diprediksi akan mampu mencatat pertumbuhan penjualan.

Analisis tersebut juga berdasarkan kinerja SMRA yang cukup bagus pada tahun 2021. 

Di mana SMRA mampu memperoleh marketing sales sebesar Rp4,8 triliun. 

Ini berarti mengalami kenaikan hingga 73% dibanding periode yang sama pada tahun 2020.

Ditambah dengan prediksi pandemi COVID-19 akan lebih terkendali pada tahun 2022 karena vaksinasi semakin meningkat, pendapatan SMRA juga makin terdorong. 

Imbas dari pendapatan sewa properti yang dikelola SMRA. 

Pada tahun 2021, SMRA mampu menjaga tingkat okupansi penyewa di mal-nya hingga di atas 90 persen.

Itulah alasan beberapa analis sekuritas merekomendasikan membeli saham properti SMRA dengan biaya penjualan Rp675 per lembarnya.

  1. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Pengembang besar yang berada di bawah grup Sinar Mas Land ini mulai mencatatkan saham propertinya di BEI pada pertengahan tahun 2008. Pada akhir semester 1 tahun 2021, emiten berkode BSDE ini membukukan pendapatan pra penjualan senilai Rp4,5 triliun. 

Bisa dikatakan saham mereka naik 39,20 persen dibanding tahun lalu.

Pada tahun 2021, total capital expenditure (capex) BSDE mencapai Rp2,5 triliun. 

Capex tersebut dipakai untuk akuisisi dan pembelian lahan, serta pengembangan jalan tol di area BSD City.

Dengan kekuatannya tersebut saham properti BSDE sangat menjanjikan. 

Para analis sekuritas menargetkan harga Rp1.500 hingga Rp1.580. 

Saat ini BSDE memiliki pembukaan Rp905 per lembarnya.

  1. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Sejak didirikan pada tahun 1981 oleh Dr. Ir. Ciputra, emiten dengan kode CTRA untuk saham properti ini telah mengembangkan lebih dari 76 proyek, mulai dari kawasan perumahan, apartemen, perkantoran, mal, rumah sakit, hingga lapangan golf. Proyek-proyek tersebut tersebar di 33 kota di Indonesia.

Selain itu, CTRA juga telah mengakuisisi PT Metropolitan Land (MTLA) yang memiliki cadangan lahan lebih dari 600 hektar.

Selain itu, proyek utama MTLA adalah real estate dan pusat perbelanjaan.

Bukan hanya itu, hingga kuartal III-2021 saja, CTRA telah membukukan keuntungan bersih senilai Rp1 triliun. 

Ini berarti naik sebesar 337% secara year on year (yoy). Keuntungan tersebut salah satunya diperoleh dari produk residensial dengan harga sekitar Rp2 miliar yang telah menyumbang 61% dari total pra penjualan.

  1. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)

Tahun lalu, perusahaan properti yang bermarkas di Surabaya ini berhasil membukukan marketing sales senilai Rp1,4 triliun.

Untuk tahun 2022, emiten dengan saham properti berkode PWON menargetkan marketing sales sebesar Rp1,8 triliun, atau naik 28,6 persen yoy.

Dengan optimisme tersebut didapat karena dalam waktu dekat PWON akan meluncurkan dua properti residensial high rise yaitu Pakuwon Bekasi dan Pakuwon Mall Surabaya. 

Selain itu penjualan segmen rumah tapak di Surabaya tahun ini juga cukup menjanjikan.

Penjualan rumah tapak memang menjadi penyumbang utama prapenjualan PWON tahun lalu, yaitu sebesar 52 persen. 

Naik sebesar 37 persen dibanding tahun 2020. 

Selain rumah tapak juga ada bisnis perhotelan dan mal.

Di lantai bursa, saham properti PWON juga melenggang mulus. Sejak awal tahun, harga saham PWON tumbuh 0,86 persen dengan kapitalisasi pasar Rp22,06 triliun. 

Itulah pilihan saham properti yang menarik. Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan menambah wawasan Anda.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD