Adira Finance sebelumnya melakukan penggabungan usaha atau merger dengan Mandala Finance pada 26 Juni 2025, mengacu pada pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sesuai rencana, kenaikan free float menjadi 10 persen ditargetkan terpenuhi satu tahun setelah merger.
Merger tersebut juga dibarengi dengan penawaran tender wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) yang membuat saham pengendali, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan MUFG Bank Ltd naik signifkan dan menekan porsi free float.
Hingga akhir Mei 2026, Bank Danamon memiliki 920.700.000 (74,50 persen) saham ADMF, sementara MUFG menggenggam 233.757.759 (18,92 persen). Oleh karena itu, pengendali memiliki 93,42 persen saham dengan porsi masyarakat di bawah 5 persen tersisa 6,58 persen.
(Rahmat Fiansyah)